Dugaan Tambang Ilegal di Kaduara Barat Pamekasan, Dear Jatim Soroti Kerusakan Alam

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Pamekasan, Transatu – Aktivitas tambang ilegal kembali mencuat di Kabupaten Pamekasan. Kali ini, kegiatan tersebut diduga terjadi di Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Sabtu (20/09/2025).

Informasi yang diterima, aktivitas tambang itu sudah berjalan sekitar satu bulan terakhir.

Ketua Dear Jatim, Ach. Faisol, menilai keberadaan tambang ilegal tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan. Ia menegaskan bahwa jika dibiarkan, dampaknya tidak hanya pada kerusakan alam, tetapi juga pada masyarakat sekitar.

“Tambang ilegal di Pamekasan ini sudah seperti jamur di musim hujan. Di Kaduara Barat, kami menerima laporan adanya aktivitas tambang yang tidak berizin. Jika ini benar, pemerintah harus segera turun tangan. Jangan sampai lingkungan rusak, masyarakat dirugikan, dan negara kehilangan potensi pemasukan,” tegas Faisol.

Baca Juga :  Menjelang Pensiun Plt Kadis Nolo Garjito, Sederet Kasus Dinas Pertanian Pamekasan Mulai Terungkap

Sementara itu, Mahbub, salah seorang warga, menyebutkan bahwa hasil galian dari tambang tersebut menghasilkan material seperti sirtu, batu krikil, hingga material lain yang lazim digunakan untuk pembangunan.

“Setiap hari ada truk yang keluar masuk. Hasil tambangnya berupa sirtu, batu krikil, dan lainnya. Itu semua laku keras untuk kebutuhan proyek,” ungkapnya.

Baca Juga :  Menu MBG Siswa di Banyupelle Dikemas Plastik dan Minim Porsi, SPPG Ibnu Bachir Dikeluhkan Wali Murid

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Kaduara Barat belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan terkait dugaan aktivitas tambang ilegal tersebut.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Talentam Resah Excavator Diduga Milik Udi Ngaol Hancurkan Sungai Batang Tabir
Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban
Kapolres Akan Lanjuti PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim
Viral..!! Warga Batang Masumai Sebut Alat Excavator PETI Berani Masuk Nibung Dikawal Aparat
Diduga Kakon Napal Kecamatan Kelumbayan Mark Up dan Fiktifkan Dana Desa 2021–2022
Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk
42 Kilogram Ganja Dimusnakan Polres Sarolangun
Dugaan Jaringan Ternak Pita Cukai Terkuak, Forkot Soroti Peran Ganda di Kasus PR Subur Sejahtera

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:46 WIB

Warga Talentam Resah Excavator Diduga Milik Udi Ngaol Hancurkan Sungai Batang Tabir

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:07 WIB

Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:39 WIB

Viral..!! Warga Batang Masumai Sebut Alat Excavator PETI Berani Masuk Nibung Dikawal Aparat

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Kakon Napal Kecamatan Kelumbayan Mark Up dan Fiktifkan Dana Desa 2021–2022

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:11 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page