Diduga Menu MBG SMAN di Pamekasan Berisi Belatung Viral di Tiktok, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa menunjukkan belatung yang masih hidup dalam porsi makan bergizi gratis

Siswa menunjukkan belatung yang masih hidup dalam porsi makan bergizi gratis

Pamekasan, Transatu – Sebuah video yang memperlihatkan menu makan siang siswa diduga terjadi di SMAN 3 Pamekasan berisi belatung ramai beredar di media sosial TikTok, Kamis, (18/09/2025).

Dalam video yang diunggah oleh akun @Dayat_Orlando_72 kini menjadi perbincangan hangat warganet, dalam kotak tersebut terlihat sepiring nasi, tahu, buncis, dan telur. Saat salah satu siswa mengaduk telur dengan sendok, tampak belatung merayap keluar.

Sambil merekam, seorang siswa terdengar berkata, “Gimana ini Pak Prabowo,” seraya mengarahkan sendok berisi belatung ke kamera. Ungkapan tersebut menambah perhatian publik, mengingat pernyataan itu seolah ditujukan kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Hingga berita ini diturunkan, tim media belum berhasil menghubungi pihak sekolah atau instansi terkait untuk memberikan klarifikasi mengenai kebenaran video tersebut.

Belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan maupun pihak penyedia katering sekolah terkait dugaan makanan yang terkontaminasi.

Baca Juga :  SPPG Kangenan Diduga Abaikan Standar, Menu MBG Dinilai Tak Layak untuk Anak

Video ini memicu beragam komentar warganet, mulai dari kritik terhadap kebersihan makanan sekolah hingga seruan agar pihak terkait melakukan investigasi.

Menanggapi hal itu, Ach. Faisol, Ketua Dear Jatim, angkat bicara. Menurutnya, kejadian ini semakin memperkuat dugaan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) dikelola tanpa pengawasan ketat.

Baca Juga :  Diduga Limbah Dapur MBG di Klompang Barat Pakong Cemari Lingkungan, Warga Takut DBD Merebak

“Kasus ini bukan sekadar soal makanan berulat, tapi menunjukkan lemahnya kontrol kualitas. Kalau benar terjadi di sekolah, berarti anak-anak kita diperlakukan coba-coba, bukan diberi gizi yang layak. Program yang seharusnya mulia ini jangan sampai berubah jadi proyek untung-untungan,” tegas Faisol Dear Jatim.

Hingga kini, transatu.id masih berupaya melakukan konfirmasi terhadap pihak Sekolah, Dinkes, serta pihak terkait, mengenai banyaknya dugaan penyimpangan menu MBG.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUDMA Sumenep Tahun 2026 Siap Memasuki Rumah Sakit Berbasis Kompetensi 
Puskesmas Giligenting Kolaborasi Dengan KUA Beri Layanan Kesehatan Kepada Catin
Pesantren Sumber Bungur Buktikan Santri Peduli Lingkungan Lewat Anugerah JECA 2025
Menu MBG Diprotes Wali Murid, ini Tanggapan SPPG Kusa Kecamatan Kota Agung
Kabid PTK Akan Panggil Kepsek SD 302 Minta Kralifikasi
Guru Wali Murid SD 302 Pertanyakan Pungli 200 Ribu Persiswa, Guru Minta Kepsek Tranparan Dana Bos
Pengasuh Ponpes Sumber Bungur Apresiasi Sosialisasi Empat Pilar oleh Hj. Ansari
MTsN 3 Pamekasan Berharap Peningkatan Fasilitas Usai Penyaluran PIP dari Hj. Ansari

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:46 WIB

RSUDMA Sumenep Tahun 2026 Siap Memasuki Rumah Sakit Berbasis Kompetensi 

Kamis, 8 Januari 2026 - 04:16 WIB

Puskesmas Giligenting Kolaborasi Dengan KUA Beri Layanan Kesehatan Kepada Catin

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:23 WIB

Pesantren Sumber Bungur Buktikan Santri Peduli Lingkungan Lewat Anugerah JECA 2025

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:44 WIB

Menu MBG Diprotes Wali Murid, ini Tanggapan SPPG Kusa Kecamatan Kota Agung

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:34 WIB

Kabid PTK Akan Panggil Kepsek SD 302 Minta Kralifikasi

Berita Terbaru

Jasad mengapung ditemukan warga Pulau layang

Hukum dan Kriminal

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:19 WIB

Wabup A Khafid hadiri isra Mi’raj di Tambang Emas

Pemerintah

Wabup A Khafid Bersama Ribuan Warga, Isra Mi’raj di Tambang Emas

Minggu, 11 Jan 2026 - 02:29 WIB

You cannot copy content of this page