IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Diduga Dianiaya Teman Seniornya, Santri di Bangkalan ini Meninggal saat Jalani Perawatan

- Jurnalis

Rabu, 8 Maret 2023 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilsutrasi kekerasan terhadap anak

Ilsutrasi kekerasan terhadap anak

Transatu – Akhir-akhir ini banyak sekali kasus penganiayaan, pencabulan terjadi di lingkungan dunia pendidikan yang mengakibatkan tercorengnya lembaga pendidikan. Rabu, 8/3/23.

Kali ini kejadian kekerasan terhadap santri terjadi disalah satu Pondok Pesantren kecamatan Geger Kab. Bangkalan Madura.

Santri dengan inisial PT (16) asal Desa Buluk Agung Kec. Klampis Kab. Bangkalan meninggal dunia. Dugaan sementara santri tersebut dianiaya oleh teman santri yang lebih senior di Pondoknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun transatu.id, kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal tersebut kini tengah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Bangkalan.

Menurut AKP Bangkit Dananjaya, Kasat Reskrim Polres Bangkalan, korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di puskesmas setempat.

“Pada hari selasa (07/03/2023) sekitar pukul 22.00 WIB beredar kabar ada pengeroyokan santri junior dengan santri seniornya, Korban langsung dilarikan ke puskesmas setempat sayangnya nyawa  tidak tertolong,“ ujar Bangkit, sapaan akrabnya, dikutip dari laman resmi maduranewsmedia.com.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Sarana Prasarana Pendidikan di Bogor dan Depok

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tengah menunggu hasil autopsi dari rumah sakit, karena di beberapa bagian tubuhnya terdapat lebam.

“Ditubuh korban di temukan luka lebam di bagian tangan, punggung dan dada yang menyebabkan korban meninggal dunia. Saat inj kami masih menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit bangkalan sebelum melakukan proses selanjutnya,“ jelas Pria kelahiran 1991 itu.

Tak hanya itu, pria kelahiran Kota Salatiga Jawa Tengah tersebut juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dorkter forensik dan memeriksa sejumlah saksi atas peristiwa duka tersebut.

Baca Juga :  F Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Oleh Satreskrim Polres Sumenep

”Saat ini kami juga tengah berkoordinasi dengan dokter forensik untuk mengetahui penyebab korban meninggal dunia, Hingga sejauh ini kami masih memeriksa 5 orang saksi yang di mintai keterangan dari 18 saksi,” terangnya.

Dirinya berharap kejadian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut tidak terulang di Kabupaten Bangkalan maupun diluar Bangkalan.

Mengingat banyaknya kasus kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan trauma bahkan hilangnya nyawa korban. (Red)

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungli di Rutan Kota Agung Disorot, Praktik ‘Sewa Fasilitas’ Diduga Terstruktur
Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:30 WIB

Dugaan Pungli di Rutan Kota Agung Disorot, Praktik ‘Sewa Fasilitas’ Diduga Terstruktur

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:08 WIB

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:53 WIB

Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”

Berita Terbaru