Panglima TNI juga menegaskan bahwa penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan personel dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, profesionalisme serta integritas setiap prajurit.
Selain itu, TNI dihadapkan pada berbagai tantangan strategis, mulai dari ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah hingga tuntutan pengelolaan sumber daya negara secara bertanggung jawab.
Dalam amanat tersebut juga ditekankan konsep PRIMA sebagai budaya pengabdian TNI, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan bagi setiap prajurit dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari kemanunggalan dan sinergi yang terus dibangun bersama seluruh komponen masyarakat.
Usai seluruh rangkaian upacara, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 sekaligus syukuran kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026 bagi personel Kodim 0420/Sarko yang memperoleh kenaikan pangkat.