Kapolda Jambi menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat hanya ditopang oleh Polri dan TNI semata, namun membutuhkan sinergitas seluruh elemen masyarakat.
“Melalui Sabuk Kamtibmas ini kita satukan kekuatan masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan aparat untuk menjadi garda terdepan menjaga lingkungan masing-masing,” tegas Kapolda Jambi.
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional, humanis, dan tanpa tebang pilih.
“Kawan hilang bisa dicari, uang hilang bisa diganti, tapi kepercayaan yang hilang susah dicari penggantinya. Karena itu kepercayaan masyarakat harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Kapolda Jambi juga mengajak seluruh anggota Sabuk Kamtibmas dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta mewaspadai berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk provokasi dan penyebaran berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan oleh Kapolda Jambi kepada Walikota Jambi atas keberhasilan dalam mewujudkan Kampung Bahagia dan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Jambi, kemudian dilanjutkan foto bersama dan penandatanganan kesepakatan bersama.
