Tetapi, ia mengingatkan agar program Sekolah Rakyat di Madura memasukkan materi pelajaran muatan lokal dalam kurikulumnya, khususnya materi pelajaran keagamaan mengingat Madura adalah wilayah dengan basis pesantren.
Dasar dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat adalah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025, yang menugaskan pembentukan Sekolah Rakyat berasrama, untuk memastikan pendidikan berkualitas, gratis bagi siswa dari keluarga miskin.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan terima kasih kepada Hj. Ansari, Anggota Komisi VIII DPR RI yang merupakan mitra Kementerian Sosial atas dukungan dan dorongan program yang dijalankan oleh Kemensos.
"Terima kasih kepada Ibu Ansari yang berkenan hadir dan selalu memberikan dukungan kepada kami Kementerian Sosial. Beliau (Hj. Ansari) adalah mitra kami di DPR RI. Sekali lagi terima kasih," ucapnya yang disambut tepuk tangan.
Gus Ipul, sapaan akrabnya menegaskan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat di Madura sebagai bentuk kepedulian pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mengantaskan kemiskinan dan memberikan pendidikan gratis kepada masyarakat Madura.