Survei Seismik Di Pulau Kangean SKK Migas - KEI Akan Menerapkan Metode OBN
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.ud, SUMENEP - SKK Migas -KEI (Kangean Energi Indonesia) melakukan sosialisasi survei seismik 3D zona perairan dangkal west kangean, perairan Kangean, Sumenep, Jawa Timur.
Sosialisasi tersebut dilakukan oleh SKK Migas - KEI di (endipi Kecamatan Arjasa, lalu di desa Bilis Bilis dan Desa Kalisanfka, Kecamatan Arjasa.
Pihak Kangean Energi Indonesia (KEI) menyampaikan kepada masyarakat, dalam proses survei seismik menggunakan teknologi terbaru, yakni survei Ocean Bottom Nodal (OBN).
Kampoi Naibaho, Manager PGA KEI menyampaikan, seismik merupakan bagian dari kegiatan eksplorasi sebagai upaya pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk mendapatkan cadangan migas baru, di tengah kondisi penurunan produksi migas.
"Kegiatan seismik merupakan tahapan awal eksplorasi migas. Dengan adanya kegiatan seismik di pulau Kangean diharapkan mendapatkan data seismik baru, untuk lebih memahami kondisi geologi guna evaluasi prospek lapangan migas baru, yang tentu saja masih harus dibuktikan dengan kegiatan evaluasi lebih lanjut" ungkap Naibaho, Minggu (15/6/2025) kemarin.
KEI memastikan, bahwa aspek Lingkungan Hidup akan tetap terjaga sebagai hal prinsip lingkungan dalam kegiatan seismik.
Untuk menyampaikan informasi kegiatan seismik kepada masyarakat, KEI melakukan sosialisasi, dari tingkat Provinsi Jawa Timur yang digabung dengan Kabupaten Sumenep, kemudian sosialisasi tingkat Kecamatan Arjasa, dan dilanjutkan dengan sosialisasi tingkat desa-desa.
"Pada tanggal 04 Juni 2025, sudah dilakukan sosialisasi bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta stakeholder, terkait survei seismik ini" ujarnya
Naobaho menambahkan, setelah gelar sosialisasi, Pemkab Sumenep mengarahkan untuk melanjutkan ke tingkat Kecamatan hingga Desa dengan dikawal Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka).
"Dalam perjalanan sosialisasi seismik ini, banyak pihak berharap suvei ini lancar dan membawa kebermanfaatan" pungkasnya.
Bupati Merangin Beri Penghargaan kepada Tiga Orang Berperan Aktif, Dibalik Kasus Penculikan Bilqis
Yayasan Ibnu Bachir Klampar Pamekasan, Contoh SPPG yang Sukses
Viral excavator Turun Depan Polres, KIP Jambi : Kejaksaan Wajib Sampaikan Lelang ke Publik Melalui Medsos