Transatu.id, SUMENEP - Anggota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur menyoroti rekrutmen direktur PT Wira Usaha Sumenekar (WUS).
H. Masdawi, anggota komisi II DPRD Sumenep dari fraksi Demokrat menegaskan pentingnya memilih direktur yang visioner dan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). "Rekrutmen direktur PT WUS harus benar benar selektif, bukan hanya formalitas saja, dan harus mampu mengembangkan perusahaan milik daerah," ungkap H. Masdawi saat di hubungi melalui sambungan teleponnya. Jum'at (18/04). Dia menyebut, direktur terpilih nantinya mampu memberikan nuansa baru dalam meningkatkan PAD. "Direktur harus mempunyai target untuk dicapai, terutama peningkatan PAD," ujarnya. "Jabatan direktur memang berat, tapi setidaknya sebagai direktur mempunyai inovasi dalam mengembangkan perusahaan," jelasnya Bahkan, H. Masdawi mengakui, selama ini PT WUS kontribusinya minim dan boleh dikata tidak ada. "Kami minta pemkab tegas, jangan pilih orang yang tidak punya visi jelas,” harapnya. H. Masdawi menambahkan, direktur terpilih harus mampu menyusun rencana bisnis yang konkret dan realistis. “Perlu ada indikator kinerja yang jelas, jangan hanya janji,” tambahnya. Dirinya berharap, pemerintah daerah serius membenahi semua BUMD yang ada, agar mampu mandiri secara finansial sehingga tidak selalu minta penyertaan modal. “Melalui pengelolaan yang baik oleh direktur yang baru diharapkan mampu memberikan kontribusi PAD yang signifikan," harapnya. Diketahui, berikut empat calon direktur PT WUS yang dinyatakan lulus administrasi diantaranya; Ir. A. Fajar Hariz, Hendry Eka Haryani, Ahmad Halili, Ainur Rafiq Amrullah, dan Kusairi.Anggota Komisi II DPRD Sumenep Soroti Proses Rekrutmen Direktur PT. WUS
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Kapolres Pamekasan Halal Bihalal Bersama Organisasi Cipayung
Menteri BPN Libas Mafia Tanah, Diduga Perusahaan dan Pengusaha Garap Hutan HP di Wilayah Tabir Belum Tersentuh Hukum
Korban Pelecehan Seksual Serta Keluarganya Mengalami Intimidasi Juga Tekanan Serius Pihak Sekolah