TRANSATU ID,SUMENEP – Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep angkat bicara soal kontribusi besar sektor migas Kepulauan Sumenep terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Timur.

Dalam pernyataannya, Ketua PC PMII Sumenep menyoroti ketimpangan antara sumbangsih besar wilayah kepulauan terhadap perekonomian provinsi dengan kondisi riil masyarakatnya yang masih jauh dari kata sejahtera.

“Wilayah kepulauan Sumenep, khususnya Blok Kangean dan sekitarnya, menyumbang migas dalam jumlah besar untuk Jawa Timur. Tapi lihatlah kondisi masyarakat di Pulau Sapeken, Kangean, dan Masalembu akses terhadap layanan dasar masih memprihatinkan. Ini ironi yang sudah berlangsung lama,” ujar Agus salim, Ketua PC PMII Sumenep dalam keterangannya kepada media, Jumat 18 April 2025.

Ia menyebut bahwa meskipun migas dari kepulauan menjadi salah satu pilar utama PAD Jawa Timur, masyarakat penghasil justru belum mendapatkan prioritas dalam pembangunan. Salah satu persoalan krusial yang disoroti adalah minimnya fasilitas kesehatan yang layak di kepulauan.

“Di banyak pulau, masyarakat masih mengandalkan puskesmas pembantu dengan fasilitas terbatas. Tak jarang, untuk sekadar mendapatkan pertolongan medis darurat, pasien harus menempuh perjalanan laut berjam-jam ke daratan Sumenep. Dalam kondisi cuaca buruk, ini bisa menjadi ancaman nyawa,” tegas Agus Salim.