“Kami bersama perangkat dan warga akhirnya menginisiasi dengan cara swadaya masyarakat membeli sertu sebanyak 20 truk dan batu krikil untuk memperbaiki jalan Kabupaten tersebut untuk kenyamanan akses masyarakat dalam melakukan aktifitasnya, karena ini juga merupakan tanggung jawab kami selaku Kepala Desa, dan juga mengantisipasi kembali terjadinya kecelakaan, khususnya di musim penghujan ". Jelasnya.

Menurut Ferry sapaan akrabnya menyampailan bahwa pada tahun lalu sempat diusulkan untuk menggunakan dana desa ( DD ) ke Kabupaten. Namun ditolak.

“Akses jalan kabupaten yang rusak sekitar 300 meter dan kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki dengan warga menggunakan dana swadaya masyarakat,” tukasnya.