IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa Timur 30 Oktober Hingga 5 November 2025

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi bencana

ilustrasi bencana

Pamekasan, Transatu.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur pada periode 30 Oktober hingga 5 November 2025.

Cuaca ekstrem tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Bondowoso, Jember, Probolinggo, Sumenep, Kediri, Bangkalan, Blitar, Lumajang, Malang, Pasuruan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Jombang, Madiun, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, dan Pamekasan.

Sebagian wilayah Jawa Timur saat ini memasuki masa pancaroba, sementara daerah lainnya sudah memasuki awal musim hujan.

BMKG menyebut peningkatan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan mendatang dipengaruhi oleh gangguan gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby yang melintasi Jawa Timur.

Baca Juga :  RSUD Pamekasan Enggan Temui Keluarga Korban Pencurian

Faktor lain yang turut mendukung terbentuknya awan konvektif adalah suhu muka laut yang masih hangat di sekitar Selat Madura, sehingga meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk mewaspadai perubahan cuaca secara mendadak, khususnya hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Baca Juga :  RSUD Smart Pamekasan Tak Aman, Keluarga Pasien Kehilangan HP dan Uang Jutaan di Area Parkir Depan

Daerah dengan topografi curam atau bergunung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin, dan jarak pandang yang berkurang akibat cuaca ekstrem.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ombak Besar Terjang Kapal, Minyak Sawit Mentah Tumpah di Pesisir Gili Iyang
Usai Putusan Pengadilan, Toko Kelontong Milik Terpidana Dibongkar Pemilik Tanah di Tlanakan
Atap Beterbangan, Rumah Warga Desa Murtajih Rusak Diterjang Angin Kencang
Kecelakaan Beruntun Di Jalan Raya Ngawi- Sine , Dua Orang Di Nyatakan Meninggal
Arogansi Oknum Pengelola MBG Mantingan Disorot : Puluhan Siswa Keracunan, Jurnalis Diusir Saat Liputan
Polres Ngawi Kawal Unjuk Rasa ,Aksi Berjalan Lancar
Truk Bermuatan 10 Ton Pupuk Terguling di Tanjakan Soko Ngrambe, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG : Puluhan Siswa Di Ngawi Dilarikan ke Puskesmas

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:54 WIB

Ombak Besar Terjang Kapal, Minyak Sawit Mentah Tumpah di Pesisir Gili Iyang

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:41 WIB

Usai Putusan Pengadilan, Toko Kelontong Milik Terpidana Dibongkar Pemilik Tanah di Tlanakan

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:22 WIB

Atap Beterbangan, Rumah Warga Desa Murtajih Rusak Diterjang Angin Kencang

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:29 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Jalan Raya Ngawi- Sine , Dua Orang Di Nyatakan Meninggal

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:34 WIB

Arogansi Oknum Pengelola MBG Mantingan Disorot : Puluhan Siswa Keracunan, Jurnalis Diusir Saat Liputan

Berita Terbaru