Sedangkan untuk pelabuhan Dungkek, ketua Fatayat Jatim ini menyampaikan, mampu melayani transportasi laut antar pulau, baik barang maupun penumpang (orang).

"Pelabuhan Dungkek merupakan pelabuhan antar pulau seperti tujuan ke pulau Sapudi, Ra'as, Kangean, Sapeken dan yang lain. "Pelabuhan Dungkek dapat dipergunakan bongkar buat barang, sehingga mampu mendongkrak ekonomi masyarakat yang ada di kepulauan," harapnya.

"Pembangunan pelabuhan ini bertujuan untuk meningkatkan transportasi antar kepulauan dan mendongkrak ekonomi masyarakat," imbuhnya.

Wakil Bupati Sumenep Hj Dewi Khalifa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi Jatim yang telah mengucurkan dana dari APBD Jatim untuk pembangunan 2 pelabuhan di kabupaten Sumenep.

"Anggaran sebesar Rp 60 milyar dari APBD Jatim diperuntukkan kepada pembangunan 2 pelabuhan," jelasnya.