Mereka pun sepakat untuk berhentikan mobil tengki kapasitas 10 masuk area perkampungan mereka di Simpang seling.
Penyetopan itu ada dua bagian Simpang seling dan kilometer 4. Terlihat jelas juga dalam video mobil diminta balik.
Hal itu dibenarkan ketua Karang Taruna Kelurahan Mampun Masik saat dikonfirmasi membenarkan pasca viral.
" Kita bersatu menolak mobil BBM masuk lokasi tambang ilegal, selama ini sungai kami tidak pernah jernih, kami ingin sungai kami ini jernih, untuk dirasakan anak cucu kami " tegasnya.
