Diduga Terlibat Korupsi Dana Hibah, Anwar Sadad Dipecat DPP Partai Gerindra
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu, Jakarta - Sejumlah Pemuda mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Gemaki) menuntut Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Gerindra Jawa Timur (DPD Gerindra Jatim), Anwar Sadad, dipecat DPP Partai Gerindra karena diduga terlibat korupsi dana hibah.
Mereka melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPP Partai Gerindra, Jl. Harsono RM No.54, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada jumat (24/2/2023).
Faiz, koordinator lapangan dalam aksi tersebut mengatakan bahwa dugaan keterlibatan Anwar Sadad dalam kasus korupsi dana hibah di Jawa Timur sangat terang benderang, ia meminta langkah tegas DPP Gerindra untuk memecatnya.
“Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap partai Gerindra, maka terduga koruptor dana hibah yang juga ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad harus diberikan sanksi tegas oleh DPP Gerindra dengan sanksi pemecatan secara tidak hormat,” katanya.
“Korupsi adalah kejahatan luar biasa, jangan sampai partai Gerindra dirusak nama baiknya dengan mempertahankan kader yang terduga koruptor. Hal itu akan menjadi preseden buruk juga bagi partai jika masih dipertahankan,” jelasnya.
Selanjutnya, Faiz meminta ketua umum partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk mengambil langkah tegas kepada kader partai yang diduga terlibat dalam kasus korupsi.
“Bapak Prabowo Subianto yang terhormat, sebagai ketua umum harusnya mengambil langkah tegas terkait kadernya (ketua DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad) terduga korupsi harus dikeluarkan dari partai, karena telah diduga mengambil hak rakyat,” ujarnya.
Kemudian, Faiz mempertanyakan komitmen partai Gerindra dalam memberantas korupsi di Indonesia, jika menurutnya kader sendiri terduga korupsi masih dipertahankan.
“Kami minta buktikan komitmen Partai Gerindra dalam memberantas korupsi di negeri ini, saat ini kader sendiri diduga korupsi dana hibah, namun masih dipertahankan, bahkan masih dalam jabatan penting di Jawa Timur,” tegasnya.
Faiz mengancam akan terus melalukan aksi demontrasi sampai DPP Gerindra mendengar tuntutannya dan memecat ketua DPD Gerindra jatim Anwar Sadad.
“Kami akan terus kawal, sampai terduga koruptor dana hibah Anwar Sadad dipecat oleh DPP Gerindra. Sampai tuntas,” pungkasnya.
Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi, bank bjb dan Telkomsel Tandatangani MoU Kerjasama Layanan Perbankan dan Telekomunikasi
RSUD dr Moh. Anwar Sumenep Kembangkan Layanan Digitalisasi Menuju Platform Satu Sehat
RUPSLB bank bjb 2023 Tunjuk Pengurus Baru Perkuat Tata Kelola Perusahaan Semakin Baik