Meski mengakui belum adanya alokasi anggaran khusus, Faruk optimistis upaya tersebut dapat terealisasi melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan serta dukungan pihak swasta.
“Anggaran memang belum tersedia, namun kami akan menggandeng pemkab dan para pengusaha untuk bersama-sama membangun olahraga Pamekasan,” katanya.
Tak hanya fokus pada fasilitas, KONI Pamekasan juga merancang pemanfaatan aset daerah. Salah satunya dengan merenovasi Islamic Center yang saat ini difungsikan sebagai Mal Pelayanan Publik agar bisa menjadi pusat aktivitas berbagai cabang olahraga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rencananya, Islamic Center akan direnovasi dan dijadikan tempat pembinaan cabang olahraga,” ungkap Faruk.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pelatih, juga menjadi perhatian utama. Faruk menilai pelatih memegang peran kunci dalam mencetak atlet berprestasi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







