Aktivis Tabir Nilai Proyek Turap Puskesmas Diduga Banyak Markup

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto pekerjaan proyek turap dapat diabadikan

Foto pekerjaan proyek turap dapat diabadikan

MERANGIN, Transatu.id — Proyek pembangunan turap Puskesmas Pasar Rantau Panjang Kecamatan Tabir dinilai banyak terjadi kejanggalan menurut aktivis Tabir.

Hal itu dibenarkan Aktivis Tabir Saip Amru saat dikonfirmasi awak media, dirinya menilai pembangunan proyek Turap Puskesmas Rantau Panjang diduga banyak markup keuntungan.

“Saya tiap hari memantau pekerjaan proyek turap puskesmas rantau panjang karena ini kampung saya wajib saya pantau, disini banyak terjadi kecurangan mulai dari limbah dimasukkan kembali kedalam pekerjaan,”ungkap Saipan Selasa (7/1/2026).

Diberapa sisi pekerjaan dirinya data tahan kualitas mutu, menurut berapa turap lama dimasukkan kembali, mengapa tidak dibuang.

“Mengapa bekas turap lama tidak dibuangkan dan diganti yang baru, untuk volume kemungkinan tidak sesuai spek, kami lengkap dokumentasi, ” tambahnya lagi.

Sebelumnya pernah ditulis transatu.id
Warga Tabir Pertanyakan Kualitas Proyek Turap Puskesmas Rantau Panjang.

Proyek Turap Puskesmas Rantau Panjang di Kelurahan Pasar Rantau Panjang Kecamatan Tabir dipertanyakan warga Tabir.

Pasalnya, Proyek berasal dari APBD Merangin dikerjakan Perusahaan CV Amanah Jaya Konstruksi dengan panggu 13477.000 bahkan Pengawasan dinilai tidak maksimal.

Hal itu diungkapkan Yadi saat dikonfirmasi awak media, dirinya mempertanyakan kualitas mutu proyek depan puskesmas rantau panjang.

Karena lubang yang digali itu dimasukkan beli cor sedikit langsung timbul tanah yang sudah digali dimasukkan lagi.

Cakar ayam pun beli lidi perkiraan sekilan Tampa pengawasan dari pihak dinas dan konsultan, kalau seperti ini seenaknya pemilik proyek mengacak- acak duit negara.

Sedangkan negara sedang kesusahan mengeluarkan duit, ini perlu dipertanyakan.

“Inikan duit negara wajib dikerjakan dengan mutu kualitas bagus,”ungkap Yadi.

Dia berharap DPRD sebagai lembaga pengawasan ikut memantau proses pekerjaan amanat UUD.

Sementara Peltu Kadis Dinas Kesehatan Sony saat dikonfirmasi mengatakan harus pihak Kontraktor kerja bagus.

“Kontraktor saya gak tau nanti saya tanya sama sekertaris Dede, harusnya dapat pekerjaan kerja dengan bagus karena sudah ini duit negara,”tutupnya.***

Baca Juga :  Survei Seismik Di Pulau Kangean SKK Migas - KEI Akan Menerapkan Metode OBN
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPPR Pamekasan Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
RSUDMA Sumenep Tahun 2026 Siap Memasuki Rumah Sakit Berbasis Kompetensi 
Terungkap Dua Perusahaan Pemenang Tender Proyek Sampai Rp 20,4 Miliar
Era Baru KONI Pamekasan 2025–2029, Fokus Pembinaan Atlet dan Penguatan Prestasi
Puskesmas Giligenting Kolaborasi Dengan KUA Beri Layanan Kesehatan Kepada Catin
Kabid BM Sebut Cuma Titik Tertentu Diperbaiki Ruas Jalan Ulak Makam Kota Raja
BC Madura Tolak Audiensi Ternak Pita PR Daun Alami, Forkot Siapkan Aksi Massa Hingga Lapor Kemenkeu RI
PJ Kades Sungai Limau Jika Terbukti Ketua BPD Main Mas Ilegal Saya Hentikan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:37 WIB

JPPR Pamekasan Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Jumat, 9 Januari 2026 - 03:11 WIB

Terungkap Dua Perusahaan Pemenang Tender Proyek Sampai Rp 20,4 Miliar

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:51 WIB

Era Baru KONI Pamekasan 2025–2029, Fokus Pembinaan Atlet dan Penguatan Prestasi

Kamis, 8 Januari 2026 - 04:16 WIB

Puskesmas Giligenting Kolaborasi Dengan KUA Beri Layanan Kesehatan Kepada Catin

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:30 WIB

Kabid BM Sebut Cuma Titik Tertentu Diperbaiki Ruas Jalan Ulak Makam Kota Raja

Berita Terbaru

Wabup A Khafid hadiri isra Mi’raj di Tambang Emas

Pemerintah

Wabup A Khafid Bersama Ribuan Warga, Isra Mi’raj di Tambang Emas

Minggu, 11 Jan 2026 - 02:29 WIB

Poto alat berat di Police line dilokasi

Hukum dan Kriminal

Hendak Pindahkan Lokasi Tambang, He Alat Berat Malah Ditangkap Polisi

Sabtu, 10 Jan 2026 - 12:30 WIB

Ketua JPPR Pamekasan, Mawardi.

Daerah

JPPR Pamekasan Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Sabtu, 10 Jan 2026 - 06:37 WIB

You cannot copy content of this page