MERANGIN, Transatu.id — Proyek pembangunan turap Puskesmas Pasar Rantau Panjang Kecamatan Tabir dinilai banyak terjadi kejanggalan menurut aktivis Tabir.
Hal itu dibenarkan Aktivis Tabir Saip Amru saat dikonfirmasi awak media, dirinya menilai pembangunan proyek Turap Puskesmas Rantau Panjang diduga banyak markup keuntungan.
“Saya tiap hari memantau pekerjaan proyek turap puskesmas rantau panjang karena ini kampung saya wajib saya pantau, disini banyak terjadi kecurangan mulai dari limbah dimasukkan kembali kedalam pekerjaan,”ungkap Saipan Selasa (7/1/2026).
Diberapa sisi pekerjaan dirinya data tahan kualitas mutu, menurut berapa turap lama dimasukkan kembali, mengapa tidak dibuang.
“Mengapa bekas turap lama tidak dibuangkan dan diganti yang baru, untuk volume kemungkinan tidak sesuai spek, kami lengkap dokumentasi, ” tambahnya lagi.
Sebelumnya pernah ditulis transatu.id
Warga Tabir Pertanyakan Kualitas Proyek Turap Puskesmas Rantau Panjang.
Proyek Turap Puskesmas Rantau Panjang di Kelurahan Pasar Rantau Panjang Kecamatan Tabir dipertanyakan warga Tabir.
Pasalnya, Proyek berasal dari APBD Merangin dikerjakan Perusahaan CV Amanah Jaya Konstruksi dengan panggu 13477.000 bahkan Pengawasan dinilai tidak maksimal.
Hal itu diungkapkan Yadi saat dikonfirmasi awak media, dirinya mempertanyakan kualitas mutu proyek depan puskesmas rantau panjang.
Karena lubang yang digali itu dimasukkan beli cor sedikit langsung timbul tanah yang sudah digali dimasukkan lagi.
Cakar ayam pun beli lidi perkiraan sekilan Tampa pengawasan dari pihak dinas dan konsultan, kalau seperti ini seenaknya pemilik proyek mengacak- acak duit negara.
Sedangkan negara sedang kesusahan mengeluarkan duit, ini perlu dipertanyakan.
“Inikan duit negara wajib dikerjakan dengan mutu kualitas bagus,”ungkap Yadi.
Dia berharap DPRD sebagai lembaga pengawasan ikut memantau proses pekerjaan amanat UUD.
Sementara Peltu Kadis Dinas Kesehatan Sony saat dikonfirmasi mengatakan harus pihak Kontraktor kerja bagus.
“Kontraktor saya gak tau nanti saya tanya sama sekertaris Dede, harusnya dapat pekerjaan kerja dengan bagus karena sudah ini duit negara,”tutupnya.***







