"Kita tidak tahu di masyarakat banyak terjadi masalah sosial, ada KDRT, ada kekerasan pada anak dan sebagainya, termasuk kemiskinan. Sekolah ini menampung semua masalah sosial tersebut,” jelasnya.

 

Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa proses lelang untuk Sekolah Rakyat Bungo dan Sarolangun sudah selesai dan provider sudah berkontrak.

 

"Alhamdulillah saya kejar cepat kemarin karena takut kehilangan momen. Untuk lelang kedua Bungo sama Sarolangun alhamdulillah sudah kontrak. Saya berharap nanti empat sekolah bisa dapat semua. Untuk yang sekarang ini Bungo dengan luas 7,6 hektar ini kelebihannya besar, bahkan lapangan bolanya sangat canggih, mengalahkan lapangan di Bungo," ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah menghibahkan tanah, Bupati Bungo, Kepala Balai dan jajaran yang telah berjuang sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Bungo dapat terwujud.

 

"Semoga yang memberikan tanah dibalas Allah menjadi amal ibadah. Semoga Allah mudahkan pembangunan sampai selesai dan pekerjaannya lancar," pungkasnya.