Realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp1,50 triliun atau 98,37 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,52 triliun. Bila dibandingkan realisasi pendapatan 2024 sebesar Rp1,46 triliun, maka terjadi peningkatan Rp 36,66 miliar atau 2,51 persen.
‘’Capaian ini mencerminkan tetap terjaganya kemampuan Pemerintah Daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan di tengah berbagai dinamika fiskal yang dihadapi,’’jelas Bupati.
Realisasi belanja daerah tahun anggaran 2025 mencapai Rp1,44 triliun atau 89,84 persen dari 10 alokasi anggaran sebesar Rp1,60 triliun. Jika dibandingkan dengan realisasi 2024 sebesar Rp1,45 triliun, terjadi penurunan sebesar Rp15,24 miliar atau 1,05 persen.
Persentase realisasi tersebut jelas bupati, menunjukkan bahwa sepanjang 2025 Pemkab Merangin terus berupaya menjaga kualitas belanja daerah melalui pengendalian pelaksanaan anggaran, penyesuaian terhadap kebutuhan riil, serta optimalisasi efisiensi pada berbagai program dan kegiatan.
Paripurna itu dihadir Wakil Ketua II DPRD Merangin Herman Effendi, Sekda Zuhifni, unsur Forkopimda Merangin, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Sekdin dan para camat.
