Ia berharap perguruan tinggi di Madura mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

 

Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan lembaga legislatif menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu menghasilkan generasi kompetitif serta siap menghadapi perubahan zaman.

 

"Mahasiswa hari ini adalah pemimpin masa depan. Mereka harus mampu memanfaatkan AI secara cerdas, tetapi tetap menjadikan akal sehat, etika, dan nilai kemanusiaan sebagai fondasi dalam setiap keputusan," tegasnya.

 

Seminar berlangsung interaktif dengan diikuti ratusan mahasiswa. Berbagai pertanyaan mengenai pemanfaatan AI dalam bidang pendidikan, matematika, hingga tantangan dunia kerja di era digital menjadi pembahasan yang mewarnai sesi diskusi bersama Wakil Ketua DPRD Pamekasan tersebut.