“Harapan kami tidak hanya sukses di seleksi tingkat kabupaten, tetapi juga juara di tingkat Jawa Timur dan mampu mewakili Jawa Timur ke pentas nasional,” ujarnya kepada awak media, kamis (21/5/2026).
Menurutnya, pembinaan bakat dan minat melalui kegiatan seni dan sastra tidak hanya berdampak pada prestasi akademik maupun nonakademik, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter peserta didik.
“Pembinaan seperti ini berdampak positif terhadap moral anak-anak sehingga mereka menjadi lebih baik ke depan, baik dari sisi prestasi maupun moral,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, menyatakan, FLS3N bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, sportivitas, dan kecintaan generasi muda terhadap seni budaya bangsa.
“FLS3N menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan kemampuan terbaik, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus menumbuhkan semangat berkarya,” tutupnya.
