Akibat Dipersulit Bimbingan Skripsi, Mahasiswi IAIN Madura Diduga Alami Depresi Hingga Meninggal

- Jurnalis

Minggu, 8 Desember 2024 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus IAIN Madura.

Kampus IAIN Madura.

TRANSATU.ID,PAMEKASAN – RAM, mahasiswi Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, meninggal dunia pada 3 Agustus 2024 setelah berjuang keras menyelesaikan skripsi.

Penyebabnya diduga akibat tekanan saat dipersulit menyelesaikan tugas akademik semester akhir, sehingga penyakit lambung yang dideritanya semakin parah.

Baca Juga :  PT Madani Insan Cemerlang travel Mempermudah masyarakat dan Memberikan Pelayanan Terbaik

Salah satu rekan RAM, Istiana Aureliantika, menceritakan kisah perjuangan pilu RAM saat melakukan bimbingan skripsi kepada dosennya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Skripsinya sangat sulit, yang mempersulit itu dosen pembimbingnya. Dia bolak-balik ke kampus untuk tanda tangan, bahkan sampai ke rumah dospemnya di Ganding, tapi tetap tidak ditemui,” ungkapnya melalui media suaranet, Minggu, 8 Desember 2024.

Baca Juga :  Jelang Muktamar X, DPC PPP Pamekasan Gelar Konsolidasi Pengurus dan Kader

Istiana juga menjelaskan bahwa RAM memiliki penyakit lambung, yang semakin parah saat dia stres memikirkan skripsinya yang tak kunjung selesai.

“Dia memang punya penyakit lambung, tapi teman-temannya sudah selesai semua termasuk aku. Dia ingin cepat kelar, tapi prosesnya bikin dia semakin kepikiran. Orang yang punya penyakit lambung itu nggak bisa banyak mikir, pasti kambuh,” lanjutnya.

Baca Juga :  Bawaslu Pamekasan Buka Rekrutmen 1.270 Pengawas TPS Pilkada 2024

Menurut Istiana, kondisi kesehatan RAM semakin memburuk karena kurang makan dan istirahat selama proses pengerjaan skripsi.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Ilegal Tembus Duit Haram Nyaris Rp 1.000 Triliun dari Emas Ilegal, ESDM Turun Tangan
RDP Berlanjut ke Lapangan, DPRD Tebo Temukan Pelanggaran di Dua Lokasi
Salut dan Bangga, Bupati M. Syukur Wisudakan 150 Lansia Tangguh S1 dan S2 di Pamenang Barat
PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim
Bupati M. Syukur Usulkan Pemberdayaan 15 Tumenggung SAD Melalui Budidaya Ikan di Dam Betuk
Putusan MK: Wartawan Tak Dapat Langsung Dituntut Pidana karena Kerja Jurnalistiknya
KUHAP baru berlaku, atur restorative justice hingga rekaman CCTV
Bulog Siap Beli Rp 6.400 Perkilogram, Wabup A. Khafidh dan Kapolres Panen Jagung di Rantau Alai

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:02 WIB

Tambang Ilegal Tembus Duit Haram Nyaris Rp 1.000 Triliun dari Emas Ilegal, ESDM Turun Tangan

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:58 WIB

RDP Berlanjut ke Lapangan, DPRD Tebo Temukan Pelanggaran di Dua Lokasi

Selasa, 27 Januari 2026 - 03:50 WIB

Salut dan Bangga, Bupati M. Syukur Wisudakan 150 Lansia Tangguh S1 dan S2 di Pamenang Barat

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:48 WIB

PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:18 WIB

Bupati M. Syukur Usulkan Pemberdayaan 15 Tumenggung SAD Melalui Budidaya Ikan di Dam Betuk

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page