IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Wartawan Dihadang Preman Yang Saat Mau Ambil Data Tambang Ilegal Dam Betuk

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kegiatan tambang ilegal merusak aset pemerintah wakil bupati sedang cek lokasi

Tampak kegiatan tambang ilegal merusak aset pemerintah wakil bupati sedang cek lokasi

MERANGIN, Transatu.id — Tambang Ilegal Rusak Aset Pemerintah Wilayah Dam Betuk Desa Tambang Baru. Kecamatan Tabir Lintas, Merangin.

Pemantauan itu saat awak media bersama wakil Bupati Merangin Khafid Moen dilokasi Dam Betuk, terlihat jelas Dompeng Kapal Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI), merusak milik pemerintah itu.

Sebelumnya sempat ditegur Camat Tabir Lintas Marwan untuk menghentikan aktivitas tambang emas ilegal di sekitar Dan Bentuk, namun aktivitas itu kembali berulah karena dibeking ada preman sekitar lokasi.

Insiden itu sempat terjadi penghalang sebagai wartawan Tribun Jambi, saat mendatangi lokasi dam bentuk langsung dihadang dengan berapa simpang.

Seorang suku anak dalam pun mengatakan mau kemana, spontan wartawan Tribun Jambi menjawab mau mengambil gambar kerusakan Dam Betuk milik pemerintah.

Namun kegiatan dimulai langsung dicegat Suku anak dalam dengan beragam peralatan.

Disisi lain juga ada wartawan saat mengambil gambar langsung dikejar preman beking tambang ilydam betuk.

Dan menghapus vidio dan Poto yang diambil sekitar lokasi tambang.

Sebelumnya juga itu camat tabir lintas mengecek lokasi tambang Ilegal yang ke dam bentuk langsung dihadang dengan senjata api jenis kacipet. Hingga membuat ibu camat langsung mundur putar arah.

Informasi itu juga camat Tabir lintas langsung mengalami deman dan masuk rumah sakit untuk menengkan diri.

Disisi lain juga ada wartawan saat mengambil gambar langsung dikejar preman beking tambang ilydam betuk.

Wakil bupati Merangin Khafid Moen saat dikonfirmasi disekitar lokasi mengatakan akan menertibkan para dompeng kapal sekitar dan betuk karena masih aset pemerintah.

Sesuai arahan pak bupati merangin syukur akan menganggarkan dana tahun 2026 kelompok ikan.

“Karena selama ini ikan dam betuk itu cukup membangun ekonomi dan kebutuhan masyarakat Merangin, “ungkap Wabup Khafid Moen.

Jika juga tidak indahkan maka pemerintah kabupaten Merangin mengambil tindakan tegas dan melibatkan Forkompinda dengan bentuk tim.***

Baca Juga :  PPP Targetkan 8 Kursi di DPRD Sumenep Pemilu 2024
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungli di Rutan Kota Agung Disorot, Praktik ‘Sewa Fasilitas’ Diduga Terstruktur
Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Safari Ramadhan di Tanjab Timur, Wagub Sani Serahkan Bantuan Stunting, CSR Hingga BAZNAS
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Safari Ramadhan, Gubernur Al Haris Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:30 WIB

Dugaan Pungli di Rutan Kota Agung Disorot, Praktik ‘Sewa Fasilitas’ Diduga Terstruktur

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:08 WIB

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:51 WIB

Safari Ramadhan di Tanjab Timur, Wagub Sani Serahkan Bantuan Stunting, CSR Hingga BAZNAS

Berita Terbaru