Wartawan Dihadang Preman Yang Saat Mau Ambil Data Tambang Ilegal Dam Betuk

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kegiatan tambang ilegal merusak aset pemerintah wakil bupati sedang cek lokasi

Tampak kegiatan tambang ilegal merusak aset pemerintah wakil bupati sedang cek lokasi

MERANGIN, Transatu.id — Tambang Ilegal Rusak Aset Pemerintah Wilayah Dam Betuk Desa Tambang Baru. Kecamatan Tabir Lintas, Merangin.

Pemantauan itu saat awak media bersama wakil Bupati Merangin Khafid Moen dilokasi Dam Betuk, terlihat jelas Dompeng Kapal Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI), merusak milik pemerintah itu.

Sebelumnya sempat ditegur Camat Tabir Lintas Marwan untuk menghentikan aktivitas tambang emas ilegal di sekitar Dan Bentuk, namun aktivitas itu kembali berulah karena dibeking ada preman sekitar lokasi.

Insiden itu sempat terjadi penghalang sebagai wartawan Tribun Jambi, saat mendatangi lokasi dam bentuk langsung dihadang dengan berapa simpang.

Seorang suku anak dalam pun mengatakan mau kemana, spontan wartawan Tribun Jambi menjawab mau mengambil gambar kerusakan Dam Betuk milik pemerintah.

Namun kegiatan dimulai langsung dicegat Suku anak dalam dengan beragam peralatan.

Disisi lain juga ada wartawan saat mengambil gambar langsung dikejar preman beking tambang ilydam betuk.

Dan menghapus vidio dan Poto yang diambil sekitar lokasi tambang.

Sebelumnya juga itu camat tabir lintas mengecek lokasi tambang Ilegal yang ke dam bentuk langsung dihadang dengan senjata api jenis kacipet. Hingga membuat ibu camat langsung mundur putar arah.

Informasi itu juga camat Tabir lintas langsung mengalami deman dan masuk rumah sakit untuk menengkan diri.

Disisi lain juga ada wartawan saat mengambil gambar langsung dikejar preman beking tambang ilydam betuk.

Wakil bupati Merangin Khafid Moen saat dikonfirmasi disekitar lokasi mengatakan akan menertibkan para dompeng kapal sekitar dan betuk karena masih aset pemerintah.

Sesuai arahan pak bupati merangin syukur akan menganggarkan dana tahun 2026 kelompok ikan.

“Karena selama ini ikan dam betuk itu cukup membangun ekonomi dan kebutuhan masyarakat Merangin, “ungkap Wabup Khafid Moen.

Jika juga tidak indahkan maka pemerintah kabupaten Merangin mengambil tindakan tegas dan melibatkan Forkompinda dengan bentuk tim.***

Baca Juga :  Ini Pernyataan Emak Emak Sumenep yang Viral di Medsos
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Talentam Resah Excavator Diduga Milik Udi Ngaol Hancurkan Sungai Batang Tabir
Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban
Kapolres Akan Lanjuti PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim
Viral..!! Warga Batang Masumai Sebut Alat Excavator PETI Berani Masuk Nibung Dikawal Aparat
Lantik 8 Pejabat Eselon II, Bupati M. Syukur: Saudara Dilantik Bukan Karena Hebat, Tinggalkan Ego Sektoral
Diduga Kakon Napal Kecamatan Kelumbayan Mark Up dan Fiktifkan Dana Desa 2021–2022
Demo Bupati Pamekasan, BMM Ungkap Dugaan Jatah Proyek Pendopo dan Mutasi Jabatan Eselon III
Lantik 6 Kades PAW, Bupati M. Syukur Singgung Tambang Rakyat, Dana Desa dan Camat

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:46 WIB

Warga Talentam Resah Excavator Diduga Milik Udi Ngaol Hancurkan Sungai Batang Tabir

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:07 WIB

Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:39 WIB

Viral..!! Warga Batang Masumai Sebut Alat Excavator PETI Berani Masuk Nibung Dikawal Aparat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:53 WIB

Lantik 8 Pejabat Eselon II, Bupati M. Syukur: Saudara Dilantik Bukan Karena Hebat, Tinggalkan Ego Sektoral

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Kakon Napal Kecamatan Kelumbayan Mark Up dan Fiktifkan Dana Desa 2021–2022

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page