IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Warga Royal Nyalaran Kesal, Iuran Sampah Naik Layanan Justru Menurun

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di luar daerah

Tumpukan sampah di luar daerah

Pamekasan, Transatu – Warga Perumahan Royal Nyalaran, Kelurahan Kowel, mengeluhkan layanan pengambilan sampah yang dianggap semakin buruk meski iuran bulanan sudah dinaikkan.

Menurut keterangan warga, sejak awal biaya iuran sampah ditetapkan sebesar Rp15 ribu per rumah. Dengan nominal itu, petugas biasanya melakukan pengambilan sampah rutin, minimal sekali hingga dua kali dalam sepekan.

Namun, belakangan tarif iuran naik menjadi Rp20 ribu. Alih-alih mendapatkan peningkatan layanan, pengambilan sampah justru semakin molor. Bahkan dalam beberapa kasus, sampah baru diambil setelah dua minggu lebih menumpuk.

“Awalnya iuran dinaikkan dengan alasan agar sampah bisa diambil tiga kali dalam seminggu, tapi nyatanya justru makin jarang,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (04/10/2025).

Di perumahan elit tersebut terdapat sekitar 350 rumah. Jika seluruh warga berlangganan, total iuran sampah mencapai sekitar Rp7 juta per bulan. Meski demikian, warga merasa pelayanan tidak sebanding dengan biaya yang mereka keluarkan.

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Lakukan Seleksi Paskibraka 2024

Kondisi sampah yang menumpuk tak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan lingkungan.

Warga pun mendesak agar pihak pengelola Perumahan Royal Nyalaran maupun Royal Group selaku pengembang memberikan perhatian khusus dan memperbaiki sistem pengelolaan sampah.

“Kalau tidak segera ditangani, tentu dampaknya bisa sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga, saya kadang buang sendiri ke luar komplek perumahan, karena lambatnya pengambilan sampah ini” imbuh sumber tersebut.

Baca Juga :  Rapat Forum Koordinasi dan Pemeriksaan Kepatuhan BPJS Kesehatan Bandar Lampung Tahun 2025 Digelar*

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran
Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI
Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai
Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam
Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, PR. Pandawa Tunggal Bagikan THR dan Parcel
Baru Selesai Dibangun Lampu Taman Rp3 Miliar di Sebelah Polres Mati, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:23 WIB

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:08 WIB

Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:58 WIB

Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:56 WIB

Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam

Berita Terbaru