Viral Menu MBG SMK Negeri 3 Pamekasan, SPPG Sebut Perubahan Atas Permintaan Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dapur SPPG Pamekasan Jungcangcang 2 Garuda Jaya Abadi, beri klarifikasi terkait menu MBG untuk siswa SMK Negeri 3 Pamekasan.

Petugas dapur SPPG Pamekasan Jungcangcang 2 Garuda Jaya Abadi, beri klarifikasi terkait menu MBG untuk siswa SMK Negeri 3 Pamekasan.

Pamekasan, Transatu – Polemik menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 3 Pamekasan yang sempat viral di media sosial akhirnya mendapat penjelasan resmi dari penyelenggara dapur. Isu yang berkembang menuding menu yang dibagikan tidak memenuhi standar gizi, sehingga memantik kritik publik.

Menanggapi hal itu, SPPG Pamekasan Jungcangcang 2 Garuda Jaya Abadi menegaskan bahwa komposisi menu yang dipersoalkan bukan keputusan sepihak dapur.

Kepala SPPG, Achmad Maulana, menyatakan pemilihan biskuit malkis dilakukan atas permintaan pihak sekolah setelah evaluasi konsumsi siswa.

Menurutnya, menu telur yang sebelumnya dibagikan justru memunculkan keluhan karena tidak dikonsumsi oleh siswa.

“Ada laporan telur tidak dimakan, bahkan terbuang. Karena itu sekolah meminta alternatif yang lebih diterima siswa,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Situasi di lapangan tersebut, kata Achmad, berbeda dengan persepsi publik yang berkembang di ruang digital. Ia menilai persoalan sebenarnya telah selesai di internal sekolah, namun kembali membesar setelah konten menu diunggah oleh oknum guru dan menyebar luas.

Baca Juga :  Stadium General Dr Ahmadi Mahasiswa Itu Harus Mampu Lawan Waktu

“Kami sudah bertemu yang bersangkutan. Sangat disayangkan karena sekolah tidak mempermasalahkan, tetapi unggahan itu memicu kegaduhan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan mitra SPPG, Renaldi Setiawan Susanto. Ia menilai polemik semestinya diselesaikan lewat komunikasi terbuka, bukan melalui viral-viralan.

“Prinsip kami tabayyun. Dapur terbuka 24 jam untuk klarifikasi menu,” katanya.

Sementara itu, ahli gizi SPPG Ika Satria Bela mengakui biskuit malkis tidak ideal jika mengacu standar gizi MBG. Namun, keputusan tersebut diambil sebagai solusi praktis agar asupan benar-benar dikonsumsi siswa.

Baca Juga :  MTQ ke-X Sungai Bengkal Berlangsung Sukses, RW 3 Muara Danau Juara Umum

“Jika telur diberikan tapi tidak dimakan, gizinya juga tidak terserap,” jelasnya.

SPPG berharap isu ini tidak terus diperbesar dan seluruh pihak mengedepankan dialog. Mereka menegaskan komitmen menjalankan program MBG sesuai tujuan pemerintah, sembari terus melakukan evaluasi agar pemenuhan gizi siswa berjalan efektif dan tepat sasaran.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Diguyur Rintik Hujan, Polisi Tetap Sigap Atur Lalu Lintas
MTQ ke-X Sungai Bengkal Berlangsung Sukses, RW 3 Muara Danau Juara Umum
Hadir di SMA 6 Kasat Resnarkoba Minta Tidak Ada Tindakan Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba
Pesantren Sumber Bungur Buktikan Santri Peduli Lingkungan Lewat Anugerah JECA 2025
Menu MBG Diprotes Wali Murid, ini Tanggapan SPPG Kusa Kecamatan Kota Agung
Kabid PTK Akan Panggil Kepsek SD 302 Minta Kralifikasi
Guru Wali Murid SD 302 Pertanyakan Pungli 200 Ribu Persiswa, Guru Minta Kepsek Tranparan Dana Bos
Pengasuh Ponpes Sumber Bungur Apresiasi Sosialisasi Empat Pilar oleh Hj. Ansari
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:59 WIB

Viral Menu MBG SMK Negeri 3 Pamekasan, SPPG Sebut Perubahan Atas Permintaan Sekolah

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:10 WIB

Meski Diguyur Rintik Hujan, Polisi Tetap Sigap Atur Lalu Lintas

Kamis, 29 Januari 2026 - 01:00 WIB

MTQ ke-X Sungai Bengkal Berlangsung Sukses, RW 3 Muara Danau Juara Umum

Senin, 26 Januari 2026 - 11:21 WIB

Hadir di SMA 6 Kasat Resnarkoba Minta Tidak Ada Tindakan Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:23 WIB

Pesantren Sumber Bungur Buktikan Santri Peduli Lingkungan Lewat Anugerah JECA 2025

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page