SPPG Kangenan Diduga Abaikan Standar, Menu MBG Dinilai Tak Layak untuk Anak

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG yang dinilai kurang layak

Menu MBG yang dinilai kurang layak

Pamekasan, Transatu – Kualitas sajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Dapur SPPG Kangenan Pamekasan kembali dipertanyakan. Sejumlah guru dan wali murid mengeluhkan porsi kecil dan menu yang dinilai jauh dari standar gizi yang seharusnya diterapkan pemerintah.

Keluhan itu mencuat setelah seorang guru TK–SD di Pamekasan membagikan foto menu MBG yang terkesan asal-asalan dan tidak layak disajikan untuk anak usia sekolah. Ia mengaku heran, anggaran besar pemerintah tidak sebanding dengan makanan yang diterima siswa.

Lebih jauh, ia menyebut dapur SPPG terkesan antikritik. Ia mengirim foto menu ke akun media sosial SPPG Kangenan, namun langsung diblokir tanpa penjelasan.

“Saya hanya mengirim gambar belum berkomentar, tapi akun saya langsung diblokir. Sepertinya SPPG Kangenan tidak mau menerima kritik,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Guru tersebut berharap pihak pengelola dapur dapat memperbaiki manajemen penyajian, mulai dari variasi menu hingga kecukupan porsi agar sesuai kebutuhan gizi dan anggaran yang dialokasikan.

“Menu perlu lebih bervariasi supaya anak-anak semangat makan. Porsi juga jangan dikurangi,” tegasnya.

Keluhan serupa datang dari para orang tua murid yang melihat makanan anak sering tak habis karena tidak menarik. Bahkan ada yang ragu menu tersebut memenuhi standar gizi anak.

Baca Juga :  Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Diduga Produksi Rokok Ilegal “Es Mild” Banyak Beredar di Madura

“Banyak anak kurang selera. Saya dengar dari orang tua murid dan tetangga, makanan dari dapur sekolah sering tidak habis karena tidak menarik,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kangenan, Ifan Jailani, saat dikonfirmasi tidak menampik bahwa menu dalam foto tersebut berasal dari dapurnya. Namun ia berusaha mengaitkan foto itu sebagai menu lama.

“Sepertinya itu menu beberapa hari lalu dan baru diunggah sekarang,” dalihnya.

Ifan juga mengklaim bahwa pihaknya belum menerima keluhan resmi dari sekolah binaan.

Padahal, program MBG ini menggunakan anggaran negara yang nilainya tidak sedikit. Publik menilai seharusnya dapur penyedia bertanggung jawab penuh memastikan setiap makanan memenuhi standar gizi dan estetika penyajian agar anak tertarik makan.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Lepas Mahasiswa KKN IAIN Madura ke Negeri Upin Ipin

Minimnya transparansi dan sikap tertutup terhadap kritik membuat publik semakin mempertanyakan profesionalitas pengelola dapur.

Program yang awalnya diharapkan menjadi solusi peningkatan gizi anak, justru dinilai tidak memberikan dampak optimal karena pelaksanaan di lapangan tidak sesuai harapan.

Jika tidak ada pengawasan ketat dan perbaikan serius, program MBG dikhawatirkan hanya menjadi formalitas yang menghabiskan anggaran tanpa hasil berarti bagi tumbuh kembang anak.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesantren Sumber Bungur Buktikan Santri Peduli Lingkungan Lewat Anugerah JECA 2025
Menu MBG Diprotes Wali Murid, ini Tanggapan SPPG Kusa Kecamatan Kota Agung
Kabid PTK Akan Panggil Kepsek SD 302 Minta Kralifikasi
Guru Wali Murid SD 302 Pertanyakan Pungli 200 Ribu Persiswa, Guru Minta Kepsek Tranparan Dana Bos
Pengasuh Ponpes Sumber Bungur Apresiasi Sosialisasi Empat Pilar oleh Hj. Ansari
MTsN 3 Pamekasan Berharap Peningkatan Fasilitas Usai Penyaluran PIP dari Hj. Ansari
Perkuat Nasionalisme, Hj. Ansari Ajak Siswa MA Sumber Bungur Terapkan Empat Pilar Kebangsaan
MTsN 3 Pamekasan dan Sumber Bungur Pakong Sepakat Resmikan Nama Musala Al-Madani

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:23 WIB

Pesantren Sumber Bungur Buktikan Santri Peduli Lingkungan Lewat Anugerah JECA 2025

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:44 WIB

Menu MBG Diprotes Wali Murid, ini Tanggapan SPPG Kusa Kecamatan Kota Agung

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:34 WIB

Kabid PTK Akan Panggil Kepsek SD 302 Minta Kralifikasi

Minggu, 21 Desember 2025 - 00:34 WIB

Guru Wali Murid SD 302 Pertanyakan Pungli 200 Ribu Persiswa, Guru Minta Kepsek Tranparan Dana Bos

Senin, 15 Desember 2025 - 07:53 WIB

Pengasuh Ponpes Sumber Bungur Apresiasi Sosialisasi Empat Pilar oleh Hj. Ansari

Berita Terbaru

Jasad mengapung ditemukan warga Pulau layang

Hukum dan Kriminal

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:19 WIB

Wabup A Khafid hadiri isra Mi’raj di Tambang Emas

Pemerintah

Wabup A Khafid Bersama Ribuan Warga, Isra Mi’raj di Tambang Emas

Minggu, 11 Jan 2026 - 02:29 WIB

You cannot copy content of this page