IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Puluhan Warga Tambang Baru Merangin Geruduk PT AIP

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Warga Tambang Baru melakukan Aksi Protes ke PT AIP

Foto Warga Tambang Baru melakukan Aksi Protes ke PT AIP

MERANGIN, Transatu.id — Gara -gara harga Tandan Buah Segar (TBS), dibedakan DO dari Luar, Warga Desa Tambang Baru Geruduk PT Agrindo Indah Persada (AIP) di Desa mereka di Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin.

Aksi itu mencuat, karena harga TBS warga dari tengkulak lokal tambang baru tidak berharga hinnga membuat warga setempat menjerit hingga berbulan – bulan tidak tau arah, sampai pelanggan mereka beralih ketempat lain.

Seperti ungkapan Petani warga Tambang Baru, harga jual sawit yang ambil dari hasil brondol dibeli harga murah dari tengkulak, karena petani mengerti akibat tekanan harga dari pihak pabrik AIP.

“Kami jual dibeli murah dek, karena tempat dijual kami rupanya sangat murah lagi PT AIP, ini buat kita menderita lagi, ” ungkap Puluhan Mak saat melakukan Aksi di Depan PT AIP juga diikuti Anak-Anak Mereka.

Sementara Tengkulak dari Tambang Baru  Marzuki saat dikonfirmasi awak media, mengatakan sangat terindas dari harga pihak AIP.

“Buah Samo – samo buah, mengapa dibedakan dengan buah dari luar seperti Pamenang dan tanah Garo, kami ini butuh makan juga, petani juga butuh makan dan sekolah anak, masalah ada buah sawit undangan dari luar sangat mahal, “ungka Tengkulak Sawit Marzuki.

Baca Juga :  Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Dinsos P3A Gelar Sosialisasi di Desa Parsanga

Lanjut Marzuki, masalah harga dimainkan dari PT AIP sudah lama dialami dari tengkulak lokal.

“Kami ini orang tambang baru, mengapa di anak tirinya, orang luar diistimewakan, buah kita sama, harga sangat jauh beda dibeli dari PT AIP, “teriak Marzuki saat melakukan Aksi Spontanitas.

Senada juga disampaikan tengkulak Nawi asal Rantau Panjang, mengapa PT AIP tidak memperhatikan orang lokal terlebih dahulu.

Baca Juga :  Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban

“Kita sama – sama cari buah, harusnya PT perusahaan memperhatikan orang lokal dulu, ini malah membiarkan, bedakan harga TBS jauh dari orang luar,”ungkap Nawi.

Sementara dari pihak PT AIP, saat dikonfirmasi nampak menghindar dari konfirmasi terkait masalah aksi warga.

“Untuk masalah harga kita masih sampaikan ke menejemen dulu, karena kita lihat kedepannya, “ungkap Menejer PT AIP.

Dari pantauan awak media dilapangan terlihat puluhan mak-mak melakukan aksi protes kepada pihak perusahaan dan sempat menutup sebagian jalan masuk PT.

Reporter : Kholil King

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran
Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI
Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai
Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam
Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, PR. Pandawa Tunggal Bagikan THR dan Parcel
Baru Selesai Dibangun Lampu Taman Rp3 Miliar di Sebelah Polres Mati, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:23 WIB

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:08 WIB

Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:58 WIB

Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:56 WIB

Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam

Berita Terbaru