Transatu.ud, SUMENEP - SKK Migas -KEI (Kangean Energi Indonesia) melakukan sosialisasi survei seismik 3D zona perairan dangkal west kangean, perairan Kangean, Sumenep, Jawa Timur.

Sosialisasi tersebut dilakukan oleh SKK Migas - KEI di (endipi Kecamatan Arjasa, lalu di desa Bilis Bilis dan Desa Kalisanfka, Kecamatan Arjasa.

Pihak Kangean Energi Indonesia (KEI) menyampaikan kepada masyarakat, dalam proses survei seismik menggunakan teknologi terbaru, yakni survei Ocean Bottom Nodal (OBN).

Kampoi Naibaho, Manager PGA KEI menyampaikan, seismik merupakan bagian dari kegiatan eksplorasi sebagai upaya pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk mendapatkan cadangan migas baru, di tengah kondisi penurunan produksi migas.

"Kegiatan seismik merupakan tahapan awal eksplorasi migas. Dengan adanya kegiatan seismik di pulau Kangean diharapkan mendapatkan data seismik baru, untuk lebih memahami kondisi geologi guna evaluasi prospek lapangan migas baru, yang tentu saja masih harus dibuktikan dengan kegiatan evaluasi lebih lanjut" ungkap Naibaho, Minggu (15/6/2025) kemarin.