Selama Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Sumenep mencatat sebanyak *8.216 teguran* dan *791 tilang manual* terhadap pelanggar lalu lintas. Angka tersebut menunjukkan dominasi pendekatan persuasif melalui teguran dibandingkan penindakan tilang, sebagai bagian dari strategi humanis namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Polres Sumenep dalam menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat, serta mendorong peningkatan kesadaran kolektif terhadap pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya hidup sehat dan selamat.