Selain ziarah, DPC PKB Bangkalan juga menyelenggarakan Khataman Al-Qur’an, tahlilan, dan tirakat, sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan 27 tahun PKB memperjuangkan aspirasi umat dan menjaga semangat Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
“PKB lahir dari rahim NU. Maka menjaga tradisi dan nilai-nilai ulama adalah ruh perjuangan kami. Ziarah dan khataman ini menjadi simbol bahwa langkah politik PKB tak bisa dilepaskan dari nilai spiritual dan sosial,” tegas H. Syafiuddin.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan, PKB Bangkalan akan terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program nyata yang membumi dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat.
Kilas Balik Prestasi dan Filosofi hingga Sejarah PKB Menjaga Spirit Ahlussunnah wal Jamaah dan Komitmen Kebangsaan
Memasuki usia ke-27, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus meneguhkan perannya sebagai partai politik yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) dan berakar kuat pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.