Pamekasan, Transatu – Pelantikan Taufikurrahman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Pamekasan tak sekadar seremonial pergantian jabatan, tetapi menjadi titik awal ujian berat dalam mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Taufikurrahman resmi dilantik oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, didampingi Wakil Bupati Sukriyanto, dalam prosesi yang digelar di Ruang Peringgitan Pendopo Ronggosukowati, Kamis (26/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan peran strategis Sekda sebagai motor penggerak birokrasi. Ia mengibaratkan Sekda sebagai “koki” yang harus mampu meracik berbagai kepentingan organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kebijakan yang tepat sasaran.
“Sekda ini ibarat koki yang harus mampu mengolah berbagai bahan menjadi sajian terbaik untuk masyarakat,” ujar Kholilurrahman.
Namun, di balik analogi tersebut, tersirat tantangan besar yang harus dihadapi. Sekda dituntut tidak hanya mampu mengoordinasikan OPD, tetapi juga memastikan efektivitas anggaran, percepatan program, hingga konsistensi pelayanan publik di tengah dinamika birokrasi.