"Momen ini perlu dikenang dan dilestarikan. Kita tidak boleh lupa akan sejarah penting ini, seperti peristiwa tahun 1948 PKI Madiun dan tragedi penculikan para Jendral pada tahun 1965 yang disiksa dan dibunuh, dan mayat mereka dimasukkan ke sumur lubang buaya," ujarnya dengan penuh semangat.
Kapten Inf Joelian juga menegaskan bahwa sejarah ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, di mana Partai Komunis berusaha mengubah Pancasila. Oleh karena itu, ia mengingatkan kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap faham Komunis.