"Kedepan kita mencari pangsapasar diluar, namun jauh lebih penting adalah memberikan keterampilan pada warga binaan kita supaya ketika bebas dari lapas punya keterampilan sehingga mudah mencari pekerjaan, " Sambungnya.

 

Selain itu juga, pihaknya mengaku sering memasarkan prodak hasil karya Napi melalui media sosial.

 

"Sementara ini belum memasarkan ketoko-toko tapi kita memasarkan sendiri lewat instagram, Facebook dan WhatsApp dan lewat teman. Dan dijual ketika ada tamu yang berkunjung, " Katanya.