Ia menilai jangankan menindaklanjuti permasalahan yang ada di Jawa Timur, laporan resmi dari Aliansi Madura Indonesia (AMI), yang memberikan data nama pengusaha rokok ilegal dan alamat pabrik rokok ilegal yang berada di Madura, sudah 3 bulan lamanya tidak ada kabar.
"Bahkan yang lebih memalukan lagi, baru baru ini ada berita penangkapan 3 kurir rokok ilegal dari Madura oleh beacukai Tangerang, pertanyaannya emang selama ini apa saja kinerja Beacukai Jatim, bahkan yang dimunculkan berita hanya berani menangkap kurir dan sopir rokok ilegal, saya belum pernah mendengar bahwa Beacukai menindak tegas pabrik rokok ilegal, bukankah pantas kami sebut bahwa tidak profesional," urai Baihaki 22/5) di depan pejabat utama Kanwil Beacukai Jatim.
Bahkan ucapan dari Baihaki Akbar tersebut, juga diamini oleh Petugas Kanwil Beacukai Jatim 1 dan Kantor Bea Cukai Sidoarjo dengan isyarat menganggukkan kepala tanda setuju, dan ikut mengatakan sepakat bahwa kinerja Beacukai Jatim tidak profesional.