Imam Hanafi, selaku korlap aksi, mengancam akan terus melakukan aksi demonstrasi selama KPK belum menindak lanjuti tuntutannya. Apalagi, kata Imam, bukti tempat proyek dari dana hibah Jatim di Madura sudah diserahkan ke KPK.

“KPK harus selamatkan dana hibah Jawa Timur dari rampokan para koruptor, semuanya harus masuk penjara. Kami akan terus melakukan unjuk rasa karena kami juga sudah laporkan tempat-tempat proyek dari dana hibah Jatim yang di Madura,” tegasnya.

Imam berharap KPK menyelesaikan masalah korupsi dana hibah Jawa Timur sampai tuntas. Menurutnya, kasus ini dilakukan secara berjemaah.

“Ini adalah kasus yang dilakukan secara sistematis dari pimpinan atas Pemprov Jatim sampai tingkat paling bawah ke koordintaor-koordinator lapangan,” terangnya.

“Buktinya KPK sudah menggeledah kantor Gubernur dan Wakilnya, kantor Sekda dan anggota DPRD Jatim,” lanjutnya. (Mal/Red)