"Selain tentu saja membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya untuk mempekerjakan buruh dan pekerja demi ikut mengentaskan pengangguran dan kemiskinan di Indonesia," kata Bambang.

Menurut Bambang, kebijakan Presiden Prabowo Subianto membersamai kebijakan dan program Kementerian Ketenagakerjaan untuk memperkuat hubungan industrial antara pemerintah, pengusaha dan pekerja.

"Pekerja merupakan tulang punggung kemajuan industri, tetapi posisi pengusaha menjadi jantung bagi berjalannya program berbagai produk industri dan perdagangan,"

"Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat hubungan industrial antara pekerja, pengusaha dan pemerintah sebagai pengayom kebijakannya," kata Bambang.

Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan mengatakan bahwa dalam konteks kebijakan, dalam waktu dekat sedang diuapayakan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh.

Menurut Noel, panggilan akrab Immanuel Ebenezer, bahwa eksistensi Dewan Kesejahteraan Buruh ini menjadi salah satu yang dijanjikan Presiden Prabowo kepada kaum buruh dan pekerja untuk mempercepat kesejahteraan kaum buruh dan pekerja.

Noel menegaskan bahwa Dewan Kesejahteraan Buruh secara organisatoris akan dipimpin dari kalangan buruh dan pekerja.

“Dewan Kesejahteraan Buruh itu akan dipimpin oleh kawan-kawan buruh atau apa lah ya atau kelompok profesional, agar ada laporan-laporan terhadap bagaimana membangun kesejahteraan kaum buruh dan pekerja itu sendiri,” katanya.