“Yang sukses itu yang survive ketika tidak punya apa-apa, tetap berkarya dan jadikan sesuatu, selesaikan tugas-tugas adwil yang telah terprogram maupun yang sifatnya instruksi".
"Good leader adalah menciptakan next leader. Rasa tanggung jawab yang tinggi membuat kita terus semangat dan tetap on fire. Terima kasih atas dedikasi yang diberikan, tidak ada komplain yang berarti, semuanya lancar,” tambah Safrizal.
Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian adalah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025. Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kebijakan ini menargetkan efisiensi sebesar Rp 256,1 triliun dari APBN dan Rp 50,59 triliun dari Dana Transfer ke Daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan pada tahun 2025 tidak akan lebih ringan, melainkan lebih berat dan menuntut kinerja tinggi di tengah keterbatasan anggaran.