"Kasus ini akan menjadi atensi utama kawalan kami bersama rekan-rekan aktivis yang lain. Kami ungkap kasus ini hingga terang menderang melalui gerakan massa yang berkelanjutan ke kantor Disdikbud Pamekasan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohamad Alwi, enggan berkomentar saat dikonfirmasi melalui pesan dan telpon WhatsApp.