TRANSATU.ID,PAMEKASAN - Front Aksi Massa (Famas) mencurigai adanya keterlibatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan dalam kasus penarikan sumbangan untuk biaya pengamanan.

Pasalnya, sejumlah lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) dimintai sumbangan dari Disdikbud Pamekasan, dalihnya untuk biaya pengamanan.

Nominal sumbangan disesuaikan dengan banyaknya siswa di setiap lembaga PAUD dan TK, jika ada 10 sampai 20 siswa, maka tarif sumbangan Rp 400.000, jumlah 20 hingga 40 siswa tarifnya Rp 600.000, kemudian bagi jumlah siswa 40 ke atas dipatok tarif Rp. 750.000.

Dilansir dari media Maduranet pada Selasa (17/12/2024), seluruh kepala PAUD dan TK sudah dikumpulkan untuk membahas biaya pengamanan itu. kendati demikian, banyak kepala lembaga yang keberatan dengan adanya uang pengamanan, sebab tidak dijelaskan persoalan yang mau diamankan tersebut.

“Tidak dijelaskan uang pengamanan itu seperti apa. Lembaga hanya dimintai sumbangan dan disuruh kumpulkan terakhir pada Sabtu tanggal 21 Desember 2024,” kata kepala PAUD yang enggan disebutkan namanya.