Ia mengungkapkan, bahwa kegiatan pelatihan dalam rangka pemberdayaan masyarakat pesantren akan diperluas cakupannya, bukan hanya pada satu lembaga pesantren saja, melainkan lintas pesantren terutama di daerah kabupaten Pamekasan.

"Satu-satunya jalan adalah dengan menggandeng dan bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama setempat," tutupnya.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sabilul Muttaqien, Kiai Achmad Fatihul Huda sangat mengapresiasi kegiatan - kegiatan pelatihan yang digagas oleh KKNT dari Universitas Trunojoyo tersebut.

"Kami berharap mahasiswa dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang lain atau lebih dari sekedar pelatihan-pelatihan yang diagendakan, toh anak-anak (mahasiswa) di sini masih sampai bulan Desamber," katanya.

Kiai Fatih juga sangat berharap agar program ini tidak hanya berhenti dan selesai pada Desember tahun 2024.