"Harapan saya ketika sudah sukses melaksanakan Diklat Penalaran Lanjutan (DPL) UKM PI bisa menunjukkan taringnya dan tugasnya sebagai mahasiswa intelektual, berpikir kritis, serta bisa menempati pojok-pojok kosong untuk berdiskusi. Tetap semangat kedepannya dan semoga kita diberi kekuatan untuk selalu berpikir demi kemaslahatan bangsa."

Sementara itu, Ketua Panitia Fadal Habibi mengungkapkan bahwa pemilihan tema dalam kegiatan ini didasarkan pada pentingnya peran mahasiswa dalam melestarikan kearifan lokal Pamekasan. "Pemilihan tema ini melalui berbagai pertimbangan dan musyawarah. Peran mahasiswa dalam melestarikan kearifan lokal dan memperindah wisata Pamekasan menjadi fokus utama kami," tuturnya.

Linda Safitri, salah satu peserta DPL, turut berbagi pengalamannya. Menurutnya, mengikuti diklat ini adalah pengalaman yang menyenangkan dan penuh tantangan. "Ikut serta dalam UKM PI & Riset sangat menyenangkan dan menantang. Kami diperkenalkan dengan berbagai hal menarik seperti menulis berdasarkan survei lapangan. Diklat ini memberikan pengalaman belajar sekaligus jalan-jalan," ungkap Linda.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, UKM PI & Riset IAIN Madura diharapkan dapat terus menjadi garda terdepan dalam memajukan intelektual dan riset mahasiswa, serta menjaga warisan budaya dan kearifan lokal Pamekasan di era digital ini.