IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

MBG Bunga Batumarmar 003 di SDN Bujur Timur 2 Dikeluhkan, Prabowo Minta Pengawasan Ketat

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG yang dibuang oleh siswa di SDN Bujur Timur 2 Kec. Batumarmar Pamekasan.

Menu MBG yang dibuang oleh siswa di SDN Bujur Timur 2 Kec. Batumarmar Pamekasan.

Pamekasan, Transatu – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan tidak boleh ada sedikit pun penyimpangan dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah, terutama Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar jutaan masyarakat, Jum’at (5/12/2025).

Prabowo menekankan bahwa program ini merupakan amanah rakyat sehingga pengawasan harus diperketat. “Karena ini uang rakyat, harus disiapkan dengan baik. Persiapannya harus matang, supaya tidak terjadi penyimpangan,” ujarnya dalam kunjungan ke Bekasi, Senin (17/11) dikutip dari laman wajokab.go.id.

Namun, di lapangan muncul keluhan terkait kualitas makanan MBG di SDN Bujur Timur 2, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan. Sejumlah siswa dilaporkan kerap membuang nasi yang disediakan karena teksturnya keras dan terasa kasar.

“Anak-anak banyak yang tidak mau makan karena nasinya keras. Mereka cuma makan jeruknya saja,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebut namanya, Kamis (04/12/2025).

Menu yang diterima siswa berisi nasi goreng, seiris telur, timun, tempe, dan jeruk. Meski demikian, nasi tetap menjadi persoalan utama sehingga makanan sering tidak habis dan justru menumpuk sebagai sampah pangan.

Baca Juga :  Demi Merangin Lebih Baik, 80 Pimpinan Ponpes se-Merangin Ngumpul Doakan Nalim-Nilwan

Sisa makanan itu kerap dimanfaatkan warga atau guru untuk pakan ayam dan sapi. Kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan efektivitas program yang seharusnya menambah gizi siswa.

Ketua Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP), Moh. Rohim, turut menyoroti kasus tersebut. Ia menilai program yang bertujuan meningkatkan gizi anak justru berpotensi membebani negara bila kualitasnya tidak memenuhi standar.

Baca Juga :  Sempat Surut, Peredaran Rokok Ilegal Nexus Kembali Masif di Madura

“Jangan sampai program bagus ini malah tidak bermanfaat dan hanya menghabiskan anggaran,” tegas Rohim.

Pengelola dapur penyuplai MBG, SPPG Bunga Batumarmar 003, hingga kini belum memberikan klarifikasi atas keluhan yang muncul. Dinas Pendidikan Pamekasan juga belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh agar program ini berjalan sesuai harapan Presiden dan benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Dugaan Dana BOS, Ini Penjelasan Kepala SMAN 1 Sarolangun
Viral Menu MBG SMK Negeri 3 Pamekasan, SPPG Sebut Perubahan Atas Permintaan Sekolah
Meski Diguyur Rintik Hujan, Polisi Tetap Sigap Atur Lalu Lintas
MTQ ke-X Sungai Bengkal Berlangsung Sukses, RW 3 Muara Danau Juara Umum
Hadir di SMA 6 Kasat Resnarkoba Minta Tidak Ada Tindakan Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba
Pesantren Sumber Bungur Buktikan Santri Peduli Lingkungan Lewat Anugerah JECA 2025
Menu MBG Diprotes Wali Murid, ini Tanggapan SPPG Kusa Kecamatan Kota Agung
Kabid PTK Akan Panggil Kepsek SD 302 Minta Kralifikasi

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:01 WIB

Terkait Dugaan Dana BOS, Ini Penjelasan Kepala SMAN 1 Sarolangun

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:59 WIB

Viral Menu MBG SMK Negeri 3 Pamekasan, SPPG Sebut Perubahan Atas Permintaan Sekolah

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:10 WIB

Meski Diguyur Rintik Hujan, Polisi Tetap Sigap Atur Lalu Lintas

Kamis, 29 Januari 2026 - 01:00 WIB

MTQ ke-X Sungai Bengkal Berlangsung Sukses, RW 3 Muara Danau Juara Umum

Senin, 26 Januari 2026 - 11:21 WIB

Hadir di SMA 6 Kasat Resnarkoba Minta Tidak Ada Tindakan Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terbaru