IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Mak-Mak Mendulang Dicaci Dikejar Operator PETI Sampai Terkencing Polres Merangin Belum Bertindak

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operator Excavator Komatsu mencak mencak kependulang

Operator Excavator Komatsu mencak mencak kependulang

MERANGIN, Transatu.id — Kejadian yang memilukan dilokasi Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI),;Tambang Emas Ilegal Desa Tambang Baru Kecamatan Tabir Lintas sangat memilukan ditayangkan Vidio Viral tersebar di media sosial.

Terlihat jelas didalam video 2,9 Ribu tontonan itu dibagikan Imron, Operator Excavator Komatsu marah kepada Pendulang untuk menumpang menyambung hidup.

Namun dibentak operator Excavator Komatsu ibu -ibu sedang duduk di atas batu samping excavator itu.

“Tiiba operator excavator mecak-mecak tidak terima lapor Kito Samo main ilegal, Mano Dulang kamu nak aku pecat, Mano dulang Mano ha,”ungkap operator Excavator sambil marah.

Sedangkan kan wanita yang mendulang Selo jugo lek eh, kami cuma mencari dua buncis lah lek.

“Kami cuma mencari dua buncis lek “Singkat kata ibu pendulang.

Sebelumnya awak media pun mencoba konfirmasi ke ibu- ibu pendulang Warga Tabir membenarkan kejadian memilukan itu.

Kejadian itu bukan didalam video itu saja, namun sebelumnya ibu-ibu itu pernah dikejar terbirit-birit sampai Terkencing dalam celana.

“Kami numpang hidup cuma dapat 2buncis, apa karena orang itu karena mereka mendapatkan 1on sehari, nah kami numpang cari makan seperti ajing Bae kami dibuatz”ungkap Mak pendulang emas dilokasi Tambang Baru saat berhasil dikonfirmasi Selasa (21/10).

Sementara ketua Karang taruna Tabir saat dikonfirmasi awak media sangat mengecam tindakan yang tidak kemanusiaan.

“Itu tidak manusiawi terhadap Mak Mak pendulang mas itu, operator Excavator Komatsu itu harus ditindak secara hukum, ungkap ketua Karang taruna Masik.

Dirinya juga meminta kepada penegak hukum khususnya polres Merangin jangan membiarkan ini terjadi ke pendulang emas lain lagi.
Reporter Kholil King

Baca Juga :  Dugaan PR Jalluh di Guluk-Guluk Lancar Jual Pita Cukai, BC Madura Tak Bernyali
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran
Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI
Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai
Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam
Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, PR. Pandawa Tunggal Bagikan THR dan Parcel
Baru Selesai Dibangun Lampu Taman Rp3 Miliar di Sebelah Polres Mati, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:23 WIB

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:08 WIB

Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:58 WIB

Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:56 WIB

Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam

Berita Terbaru