Salah satu warga penerima manfaat juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan alat penjernih air tersebut.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya alat penjernih air ini. Sebelumnya air yang kami gunakan kurang jernih, tetapi sekarang sudah jauh lebih bersih dan nyaman digunakan. Kami juga sudah diberi penjelasan tentang cara merawatnya agar alat ini bisa digunakan dalam waktu yang lama,” tuturnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKNT Kemanusiaan Universitas Trunodjoyo Madura, Haryo Triajie, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang ada. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Trunodjoyo Madura kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan adanya pemasangan delapan unit alat penjernih air filter 1354 ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses air bersih sehingga kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Sawang dapat terus meningkat.









