Pamekasan, Transatu – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pratama Pakong di bawah naungan Yayasan Fatimah Maju Bersama menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan sebagai respons atas masukan masyarakat terkait kualitas menu yang sempat menjadi perhatian publik.
Kepala Dapur SPPG Pratama Pakong, Mufti Ali Abrori, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan dari masyarakat sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Menurutnya, setiap kritik menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi ke depan.
Pihak SPPG menjelaskan bahwa menu yang sempat menjadi perbincangan merupakan paket porsi kecil untuk rapel dua hari dengan anggaran Rp8.000 per porsi. Menu hari pertama terdiri dari bakpao, susu UHT full cream, buah jeruk, dan kurma. Sedangkan hari kedua berisi roti panggang, susu UHT full cream, buah jeruk, dan kurma.
Sementara itu, paket porsi besar dengan anggaran Rp10.000 per porsi mencakup tambahan telur rebus sebagai sumber protein. Menu hari pertama terdiri dari bakpao, susu UHT full cream, telur rebus, dan buah jeruk, sedangkan hari kedua berupa roti panggang, susu UHT full cream, telur rebus, serta buah jeruk.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar program nasional, SPPG Pratama Pakong memproduksi sendiri roti panggang dan bakpao di dapur internal. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan kualitas bahan serta mengikuti ketentuan yang tidak memperbolehkan penggunaan produk Ultra Processed Food (UPF).
Selain itu, pihak dapur memastikan seluruh paket makanan didistribusikan sesuai standar menu, termasuk kelengkapan susu di setiap porsi. Proses produksi juga dilakukan secara ketat, dimulai sejak dini hari dan dilanjutkan dengan proses pendinginan sebelum pemorsian guna menjaga kualitas makanan.
SPPG menegaskan bahwa seluruh menu dipastikan dalam kondisi layak konsumsi saat didistribusikan. Pihak pengelola juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh penanggung jawab lapangan untuk memastikan standar mutu tetap terjaga.
Ke depan, SPPG Pratama Pakong berkomitmen meningkatkan pengawasan distribusi serta memperkuat koordinasi dengan pihak sekolah agar kualitas makanan tetap optimal hingga diterima oleh penerima manfaat.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya peserta didik, melalui penyediaan makanan sehat, aman, dan bernutrisi secara berkelanjutan.







