MERANGIN, Transatu.id — Pasca diberikan pekerjaan Ruas Jalan Ulak makan Kota Raja bersumber dari APBD Merangin senilai Rp Rp 469.210.000 Juta yang dikerjakan CV Bukit Graha 10/Kontrak/RJ BM/ DPUR /2025, hanya dikerjakan titik tertentu.
Hal itu disampaikan Kabid Bina Marga Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (pupr), Arya saat dikonfirmasi awak media.
“Itu hanya titik tertentu yang dikerjakan, karena dana tidak mencukupi, panjang 9 kilo jadi kita fokus 1 kilo meter,”ungkap Kabid BM Arya.
Menurut Arya secara volume sudah dikerjakan, karena curah hujan tidak mungkin dengan anggaran 4 ratus juta dengan 9 kilo diperbaiki.
” 1 kilo mana yang rawan kita kerja,”singkatnya.
Sementara sebelumya Warga Tabir Ilir Pertanyakan Ruas Jalan Ulak Makam Kota Raja belum genap dua bulan mulai rusak Parah Ruas Jalan Ulak Makam Kota Raja Mulai bersumber dari dana APBD kabupaten Merangin senilai Rp Rp 469.210.000 Juta yang dikerjakan CV Bukit Graha
10/Kontrak/RJ BM/ DPUR /2025.
Dari pantauan lapangan Ruas Jalan Ulak Makam Kota Raja itu berapa kilo sudah mulai rusak parah, akibatnya tampak menimbulkan tanah kuning kepermukaan Tampa kekurangan baru.
Seperti disampaikan warga tabir Ilir ini duit disia-sia Tampa pengawasan pihak terkait, ini berapa bulan lagi jika hujan terus menerus boleh kita lihat jalan ini
“Ini kurang pengawasan dari dinas atau konsultan, apa memang dibiarkan seperti iniz padahal kita sangat bersyukur kepada bupati Merangin sudah perbaikan jalan ini walaupun pengerasan tapi malah mulai ancur,”ungkap warga tabir Ilir.
Sementara pengawasan lapangan berisial Z saat dikonfirmasi mengatakan, ini lah akibat hujan terus menerus masyarakat lewat terus, BPK lambat memeriksa jalan kurang ektis.
“Masyarakat sangat membutuhkan jalan kini Musin hujan,”ungkap Z sangat kecewa dengan kebijakan pemerintah.
Sementara Kabid bina marga Arya saat dikonfirmasi melalui via handphone belum merespon.
Reporter Kholil King







