Jelang HUT ke 80, Presiden RI Dorong DPRD Pamekasan Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur saat dimintai keterangan usai mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI di Ruang Sidang DPRD Setempat, Jum'at (15/08/2025)

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur saat dimintai keterangan usai mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI di Ruang Sidang DPRD Setempat, Jum'at (15/08/2025)

Pamekasan, Transatu – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran DPRD Kabupaten Pamekasan bersama Bupati KH Kholilurrahman mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto di ruang sidang DPRD setempat, Jumat (15/8/2025).

Namun, di balik seremoni tahunan itu, pesan Presiden dinilai relevan untuk langsung diterapkan di daerah, khususnya terkait nasionalisasi aset dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menegaskan bahwa pesan Presiden bukan sekadar seruan simbolik. Menurutnya, banyak aset di daerah yang selama ini justru dinikmati segelintir pihak.

“Kalau di pusat bicara nasionalisasi aset, di daerah juga harus ada keberanian mengembalikan aset publik yang selama ini dikuasai individu atau kelompok tertentu. Tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu. Ali Masykur menegaskan, aparat penegak hukum di daerah harus berani menindak pelanggaran, mulai dari penyalahgunaan wewenang, mafia tanah, hingga korupsi APBD.

Baca Juga :  Tegas, Bupati M. Syukur Beri SP-1 Kepada Pegawai Tak Masuk Pasca Libur Nataru

“Pesan Presiden jelas: hukum tidak boleh kalah oleh kekuatan apa pun. Pamekasan juga harus bersih dari praktik yang merugikan rakyat,” tambahnya.

Selain itu, momentum kemerdekaan ke-80 diharapkan menjadi pemicu gotong royong lintas elemen. Ali Masykur menilai semangat ini bisa menjadi solusi krisis APBD yang tengah membelit Pamekasan.

Baca Juga :  Wabup Khafid Pantau Tumpukan Sampah di Dalam Kota

“Kemerdekaan itu bukan hanya bebas dari penjajahan, tapi juga berdiri di atas kaki sendiri secara ekonomi. Di tingkat lokal, artinya kita harus lepas dari ketergantungan pada bantuan pusat,” pungkasnya.

Dengan pesan yang tegas tersebut, perayaan kemerdekaan di Pamekasan diharapkan tak hanya jadi ritual tahunan, melainkan momentum untuk membenahi tata kelola daerah secara menyeluruh.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantik 8 Pejabat Eselon II, Bupati M. Syukur: Saudara Dilantik Bukan Karena Hebat, Tinggalkan Ego Sektoral
Demo Bupati Pamekasan, BMM Ungkap Dugaan Jatah Proyek Pendopo dan Mutasi Jabatan Eselon III
Lantik 6 Kades PAW, Bupati M. Syukur Singgung Tambang Rakyat, Dana Desa dan Camat
Bupati M. Syukur Usulkan Pemberdayaan 15 Tumenggung SAD Melalui Budidaya Ikan di Dam Betuk
Gubernur Al Haris Ajak Pengurus Gereja HKBP Jambi Perkuat Kerukunan Antar Umat
Merangin Msuk Daftar Prioritas Kemensos, Bupati M. Syukur Perjuangkan Program Sekolah Rakyat
Wujud Empati Sumut, Pj Sekda Ulosi Bupati M Syukur
Buka Universitas Merangin Fest 2026, Sekda Zulhifni Ajak Gen Z Jaga Akar Budaya

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:53 WIB

Lantik 8 Pejabat Eselon II, Bupati M. Syukur: Saudara Dilantik Bukan Karena Hebat, Tinggalkan Ego Sektoral

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:06 WIB

Demo Bupati Pamekasan, BMM Ungkap Dugaan Jatah Proyek Pendopo dan Mutasi Jabatan Eselon III

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:29 WIB

Lantik 6 Kades PAW, Bupati M. Syukur Singgung Tambang Rakyat, Dana Desa dan Camat

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:18 WIB

Bupati M. Syukur Usulkan Pemberdayaan 15 Tumenggung SAD Melalui Budidaya Ikan di Dam Betuk

Senin, 26 Januari 2026 - 05:26 WIB

Gubernur Al Haris Ajak Pengurus Gereja HKBP Jambi Perkuat Kerukunan Antar Umat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page