Perubahan sosial terjadi di Tlangoh. “Penetapan status pantai sebagai destinasi wisata ini mendorong terbentuknya lapangan pekerjaan baru,” kata Hidayat.
Setidaknya ada 40 UMKM yang terbentuk dan beraktivitas di kawasan wisata Pantai Pasir Putih Tlangoh. Warga menawarkan makanan dan minuman ringan, oleh-oleh, penyediaan jasa, dan lain sebagainya, serta menyediakan lahan parkir kendaraan.
Tergiur dengan peluang di kampung halaman sendiri, sejumlah mantan pekerja migran Indonesia dari Desa Tlangoh memutuskan untuk tidak merantau kembali. Mereka memilih membuka usaha di Pantai Pasir Putih Tlangoh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tujuh orang anggota Pokdarwis Tlangoh yang mengelola pantai adalah mantan pekerja migran Indonesia. Pengembangan Wisata Pesisir Terintegrasi ini secara nyata berdampak pada penyediaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi warga Desa Tlangoh.
“Tanpa dukungan masyarakat, program ini tidak akan berhasil. Buat kami, mereka semua adalah hero tanpa jubah dan topeng dari Tlangoh,” kata Zulfikar Akbar, General Manajer Zona 11.







