MERANGIN, Transatu.id — Pasca viralnya Excavator Masuk Desa Nibung Dikawal Aparat desa untuk Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI), Kecamatan Batang Masumai dibantah Camat Batang Masumai kemarin Kamis (5/1).
Hal disampaikan Camat Batang Masumai Hendri dirinya telah melakukan konfirmasi kepada Kades Nibung.
“Terkai dengan berita yang viral di desa Nibung, sudah sayo konfirmasi dengan kepala desa, bahwa alat yang masuk di desa Nibung bukan untuk kegiatan peti, tetapi untuk seteking tanah untuk nanam sawit dan tidak ada perangkat desa Nibung yg ikut serta dalam kegiatan terseb. Setelah Sayo turun kelokasi tidak ditemukan alat berat tersebut,” ungkap Camat Batang Masumai.
Sementara didalam video yang ditemukan
Warga Batang Masumai Sebut excavator bebas masuk desa Nibung dan amanatnya dikawal aparat desa setempat.
Bahkan warga menyebutkan excavator dengan entengnya masuk nibung lengkap dengan boxnya dan berbagai peralatan tambang lainnya.
“Aparat desa turun juga dengan entengnya masuk alat lengkap dengan box tambang didepan mobil “ungkap warga Batam yang bernada kesal.
Warga juga menyebut excavator bukan dari aparat desa saja yang membekingi juga dibeking aparat keamanan.
“Kereh Pulo dia (dio-red), aparat desa dan mengakibatkan kehancuran pakarangan rumah warga juga retak “kesal Warga sambil mempevediokan.
Sedangkan sebelumnya masyarakat batang Masumai sepakat untuk merawat jalan aspal yang berapa bulan lalu diperbaiki.
Menurutnya masyarakat setempat susah payahnya mendapatkan aspal untuk kelancaran aktivitas masyarakat batang Masumai.
Reporter Kholil King







