IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Hasbullah Produsen Rokok Ilegal Marbol, Laris di Pasaran hingga Berhasil Beli Mobil Mewah Alphard

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi: pemilik rokok marbol dengan mobil mewahnya

ilustrasi: pemilik rokok marbol dengan mobil mewahnya

Pamekasan, Transatu.id – Bisnis rokok ilegal kembali mencoreng nama Kabupaten Pamekasan. Merek baru bernama Marbol dilaporkan beredar luas tanpa pita cukai dan disebut-sebut dikendalikan oleh Hasbullah, warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.

Rokok dengan label Marbol Filter Black itu kini tengah naik daun di pasaran. Desainnya menyerupai rokok legal “Marlboro Black” namun dijual jauh lebih murah, membuatnya cepat diminati masyarakat di berbagai wilayah Madura.

Di lapangan, produk ini bahkan dijual bebas di warung kopi, toko kelontong, hingga kios eceran tanpa hambatan aparat.

Tak hanya sukses di pasaran, sumber lapangan menyebut Hasbullah kini hidup mewah setelah bisnis rokok ilegalnya melesat. Ia dikabarkan baru saja membeli mobil Toyota Alphard yang diduga berasal dari keuntungan hasil penjualan rokok tanpa pita cukai tersebut.

Aktivis Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP), Moh. Rohim, mengecam keras maraknya peredaran rokok ilegal ini. Menurutnya, keberhasilan Hasbullah mengeruk keuntungan besar dari bisnis haram menunjukkan lemahnya pengawasan aparat.

Baca Juga :  Industri Rokok Menggurita di Sawah Produktif, Aktivis LP3 Desak Audit Perizinan Massal

“Bayangkan, rokok ilegalnya laku keras di pasaran, sementara aparat diam saja. Ini bukan sekadar pelanggaran kecil, ini sudah merugikan negara dan memperkaya pelaku yang jelas-jelas melanggar hukum,” tegas Rohim, Senin (21/10/2025).

Rohim juga menyebut bahwa pihaknya telah mengantongi titik lokasi produksi rokok Marbol yang dikendalikan Hasbullah. Ia berjanji akan melaporkannya langsung ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur bila aparat di Madura tidak segera bertindak.

Baca Juga :  Drama Penegakan Hukum di Pamekasan, Korban Kehilangan Emas 150 Gram dan Uang Tunai Ditetapkan Tersangka

“Kami akan bawa kasus ini ke tingkat provinsi. Jangan sampai hukum di Madura seolah tumpul menghadapi para cukong rokok bodong,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Bea Cukai maupun pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas produksi ilegal rokok merek Marbol dan kepemilikan mobil mewah, Hasbullah.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:53 WIB

Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”

Senin, 9 Maret 2026 - 01:17 WIB

Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi

Berita Terbaru