MERANGIN, Transatu — Pertemuan antara Andri Bakar Wakil II ketua DPRD Fahmi dipertemukan Bupati Merangin Syukur diruang VIP rumah dinas Bupati, disitu ditemukan cerita panjang lembar akar Permasalahan.
Hal itu diceritakan orang dekat Wakil ketua DPRD Merangin, pertemuan ajang Silaturahim keakraban antara mereka sangat sejuk Tampa memperpanjang masalah.
Disitu saksikan Bupati Merangin Syukur Ketua DPRD, Kapolres Merangin dan keluarga Pihak Fahmil Bakar orang Andri.
Orang dekat Fahmi menceritakan, melanjutkan pengukapan fakta sebenarnya, saat itu siapa yang menelpon duluan.
jawab Andri saya duluan menelepon dihadapan bupati Merangin dan Kapolres dia menjawab.
orang dekat Fahmi pun melanjutkan Waka Fahmi sama sekali tidak pernah melempar, ada gak saya melempar ke pak Jhon, Fahmi menanyakan dari siapa informasi ini.
Andri menjawab dapat dari kakaknya Linda, sedangkan Linda bukan dapat dari informasi suaminya melainkan mendapat informasi dari orang Luar dari keluarga.
Hingga penjelasan itu Klir, disampaikan Bupati Merangin Kapolres dan orang tua Andri Bakar.
Jelas orang dekat Fahmi mengatakan tidak ada yang membalik fakta dari persoalan sebenarnya inikan murni kepentingan daerah.
Bukan mementingkan personal desa Sungai Ulak, melainkan Waka itu memikirkan Merangin tercinta, itu jawaban Waka depan keluarga Andri.
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah juga sempat berbicara dan sebagai penengah persoalan antara dua pihak.
berbagai pemberitaan beredar adanya kelompok yang akan melakukan demonstrasi itu murni penghasutan Suku dan Ras, ini semua bisa ditahan dan terancam hukuman penjara.
Setelah mereka kedua belah pihak sepakat persoalan ini tidak dilanjutkan lagi.
Sebelumnya pernah ditulis awak transatu.id, perdebatan antara Anggota TAPD Jhon dimulai pembasahan KUA pps dengan Wakil Ketua DPRD II Bripka Purn Ahmad Fahmi.
Perdamaian itu setelah Juru Kunci Bupati Merangin Syukur, Memanggil Kedua pihak.
Hal itu dibenarkan orang dekat Waka DPR Fahmi, saat menyaksikan pertemuan itu.
Bupati Merangin Syukur meminta persoalan pekerjaan jangan dibawa urusan keluarga.
“Kata pak bupati urusan kerja jangan dibawa kepada keluarga, karena urusan itu murni pekerjaan “ungkap orang dekat Waka DPR.
Bahkan informasinya dalam waktu dekat juga Bupati Merangin Syukur berencana melakukan pertemuan antara masyarakat dusun Bangko dan Sungai Ulak untuk mempererat silaturrahmi keluarga.
“Rencana bupati Merangin ingin duduk bersama kedua belah pihak dusun Bangko dan Sungai Ulak untuk mempererat silaturrahmi,” tutup orang kepercayaan Fahmi.
Sementara Poto yang didapat awak media pertemuan itu saksikan wakil bupati Merangin Khafid, Ketua Nasdem Muhammad yani, ketua Golkar Herman Effendi, Fauzi mantan wakil DPR.
Didalam fotoo itu kedua belah pihak sepakat berdamai dan tidak akan memperpanjang persoalan ini.
Sumber orang dekat Wakil ketua DPRD Fahmi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT







